Arahan Presiden RI Secara Virtual Kepada Seluruh Kepala Daerah

BATURAJA, JAPOS.CO – PLH Bupati OKU Drs. H. Edward Candra, M.H. Menghadiri Acara Pengarahan Presiden RI Kepada Seluruh Kepala Daerah (Gubernur dan Bupati/Walikota) Seluruh Indonesia secara Virtual Melalui Video Conference Bertempat Ruang Vidcon Pemkab OKU, dihadiri pejabat pimpinan instansi terkait, Senin, (25/10/2021).

Presiden RI Ir H Joko Widodo menyampaikan diketahui bahwa BOR, Isolasi dan ICU sudah berada di bawah ambang batas WHO, namun pandemi Covid-19 belum berakhir. Tetap harus hati-hati dikarenakan trend yang terjadi di dunia mengalami kenaikan, untuk itu harus tetap waspada dan sangat perlu diperhatikan faktor-faktor yang mengakibatkan kenaikan jumlah Covid-19.

Antara lain yaitu,relaksasi terlalu cepat, protokol kesehatan yg tidak disiplin dan pembelajaran tatap muka, Faktor tersebut sangat perlu diwaspadai, semoga tidak lagi terjadi lonjakan di Indonesia.

Sambung Presiden, agar program peduli lindungi dapat difungsikan secara optimal terutama di sektor-sektor pelayanan masyarakat, agar pelaksanaan vaksin terus dilakukan baik vaksin dosis 1 maupun  vaksin Dosis 2 agar target sebesar 75 % masyarakat Indonesia sudah divaksin, dapat dikejar sampai dengan akhir tahun 2021.

Lanjut dia, diingatkan agar dalam melaksanakan perayaan Natal dan Tahun Baru tidak terjadi kerumunan, dan harus diantisipasi akan kemungkinan adanya rencana masyarakat untuk melakukan perjalanan mudik Natal dan Tahun Baru.

“Kepada para unsur keamanan TNI dan Polri agar dapat menyusun langkah dalam menghadapi perayaan Natal dan Tahun Baru, sehingga memberikan rasa nyaman bagi masyarakat yang merayakan namun tidak menimbulkan cluster baru,”ujarnya.

Untuk pembelajaran tatap muka tetap dilaksanakan, namun pelaksanaan vaksin kepada anak didik harus dilakukan percepatan agar seluruh peserta didik dapat terbentuk kekebalan tubuh atau Herd Immunity, dan mengurangi resiko terdampak Covid-19.

Ditambahkannya, acara dilanjutkan dengan mendengarkan laporan beberapa Kepala Daerah terkait perkembangan pandemi Covid-19.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Aceh menyampaikan bahwa pertumbuhan ekonomi Aceh pada masa pandemi Covid-19 sebesar 4%, untuk kegiatan belajar tatap muka telah dilaksanakan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan dan dengan pembagian waktu sedemikian rupa, yaitu sebagian sistem daring dan sebagian waktu lagi dengan tatap muka langsung.

Sementara Gubernur DIY mengatakan sebanyak 90 % sekolah sudah melaksanakan vaksin, 45% siswa sudah melaksanakan vaksin dan jumlah guru yang sudah melaksanakan vaksin sebesar 90%, serta sekolah sudah dibuka kembali.

Kesempatan yang sama Walikota Balikpapan mengungkapkan warga kota Balikpapan sudah 70% divaksin, masyarakat sangat peduli dan proaktif untuk divaksin.

“Pelaksanaan belajar tatap muka dilaksanakan dengan pembagian jam belajar 50 % tatap muka dan 50% daring, dan untuk para guru yang ada di daerah Balikpapan 100% sudah divaksin,”pungkasnya.(Parmin).

 

 84 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *