Proyek Pembangunan Turap Kelurahan Jurumudi Baru Dipertanyakan

TANGERANG, JAPOS.CO – Proyek peningkatan pembangunan tanggul sungai atau pembagunan turap di Kelurahan Jurumudi Baru, Kecamatan benda, Kota Tangerang jadi pertanyaan masyarakat, pasalnya pembangunan tersebut tidak sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Dimana proyek tersebut di bangun di dalam kawasan perusahaan , yang seharusnya perusahaan dapat memberi kontribusi terhadap lingkungan tanpa mengharapkan timbal balik dari pemerintah untuk membangun saluran yang tidak seberapa buat perusahaan.

Dalam penelusuran Japos.co ke kawasan perusahaan, menurut salah seorang pegawai perusahaan yang sedang berada di lokasi proyek saat diminta tanggapannya terkait proyek tersebut mengatakan kegiatan ini melanjutkan pembangunan yang sudah di bangun perusahaan tahun lalu.

“Kami hanya memfasilitasi tukang dan memberikan akses keluar masuk truck pengangkut kebutuhan proyek,” ujarnya.

Namun dalam hal ini masih menjadi pertanyaan masyarakat atas kinerja Dinas Pekerjaan Umum dan penata ruangan terutama bagian perencanaan dan tim verifikasi yang meloloskan proyek tersebut.

Urgensinya apa? padahal masih banyak saluran di Kota Tangerang yang rusak butuh perbaikan yang lebih bermanfaat terhadap masyarakat.

Proyek penataan turap saluran air yang pendanaannya bersumber dari APBD Kota kurang maksimal, seperti pondasi turap yang digali sangat dangkal, namun langsung dilakukan pemasangan batu belah. Demikian juga pembesian turup yang ada  haya tiang dan bagian atas (kepala).

Sehingga patut diduga proyek pembangunan turap senilai Rp 537.177.000,00,- itu dikerjakan tidak sesuai Rencana Anggaran Biaya (RAB).

Pantawan awak media di lapangan dan sangat di sayangkan, tenaga kerja (tukang) tidak satu orang pun yang menjalankan keselamatan kesehatan kerja (K3) sesuai ketentuan yang berlaku.

Untuk diketahui, proyek yang bersumberdari APBD Kota Tangerang itu dikerjakan oleh CV.Radika Karya , dengan batas waktu pelaksanaan 120 hari kalender, sebagaimana tertera pada Papan Proyek.Namun bila dicermati, pada Papan Proyek tersebut tampak jelas tidak dicantumkan volume kegiatan, sehingga masyarakat tidak mendapatkan dan tidak mengetahui informasi yang lengkap terkait Proyek Pembangunan Turap itu.

Masyarakat meminta kepada pihak pemerintah dalam hal Penjabat pada instansi PUPR Kota Tangerang, agar memantau langsung dan mengawasi pengerjaan proyek pembangunan turap ini.

Hingga berita ini diturunkan dinas PUPR tidak satu orang pun yang dapat di konfirmasi. (Bung).

 

 113 total views,  2 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *