Konfirmasi Penggunaan Dana BOS, Kepala SDN Kemayoran 07: Tidak Ada Waktu Untuk Wartawan

JAKARTA, JAPOS.CO – Penggunaan anggaran dana BOS kerap kali dijadikan ajang korupsi oleh oknum kepala sekolah. Kali ini diduga dilakukan oleh oknum Kepala SeKolah SDN Kemayoran 07 yang beralamat di Jl. Kepu Dalam X No.8, RT.8/RW.2, Kemayoran, Kec.amatan Kemayoran, Kota Jakarta Pusat.

Hal itu pun terlihat dari ketidaktransparannya pihak sekolah dalam mengungkapkan penggunaan anggaran dana BOS TA. 2020 melalui papan informasi pengumuman.

Sangat di sayangkan saat media akan konfirmasi kepada Enda Andayani selaku Kepala SDN Kemayoran 07 tidak bisa memberikan jawaban.

Enda Andayani terlihat gugup dan menolak dengan alasan zoom yang tidak bisa ditinggalkan. Namun saat diminta waktu kembali untuk konfimrasi terkait penggunaan dana BOS, ia mengaku dari bulan Oktober hingga Desember tidak ada waktu untuk wartawan, Kamis (21/10).

Seperti diketahui sebelumnya, penggunaan dana BOS TA. 2020 di SDN Kemayoran 07 yang diduga sebagai ajang korupsi antara lain :1. Tong Sampah Pilah Tiga Set 1 Set 2.750.000 2.750.000

2. Biaya Kepesertaan Orang 1 Orang x 2 Kegiatan 1.600.000 3.200.000

3. Ember Plastik Buah 12 Buah 82.900 0 994.800.

Menanggaoj hal tersebut Ketua Umum Masyarakat Anti Korupsi (MAK) Darmon Sipahutar SH mengatakan memang sangat miris jika dana BOS diselewengkan oleh onkum kepsek, bukannya diperuntukan mencerdaskan anak bangsa mala memperkaya diri sendiri.

“Sudah selayaknya jika dengan bukti yang kuat oknum kepsek yang menyelewengkan dana BOS tersebut, di jebloskan ke penjara, saya dan rekan-rekan berusaha mengumpulkan bukti-bukti yang ontintik dalam waktu dekat, akan melaporkan kepsek SDN Kemayoran 07 kepihak penegak hukum dengan dugaan mark up dana BOS tahun 2020 ,” tegasnya.

Lanjutnya, wajar jika sebagian pegawai Negeri Sipil(PNS), berlomba-lomba  ingin menjadi kepala sekolah apalagi siswanya banyak disekolahan tersebut, karena ada peluang  besar oknum kepsek untuk mark’up anggaran dana BOS.

“Dan saya sesalkan  lemanya pengawasan dari instansi terkait tentang penggunaan dana BOS disekolah, sudah rahasia umum jika dana BOS dijadikan ajang korupsi oleh oknum kepala sekolah,” pungkasnya.(AMIN)

 129 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *