Anggota Dewan Ungkap Alasan desa Pulau Kumbang Kayong Utara Dibangun Puskesmas Baru

SUKADANA, JAPOS.CO – Anggota DPRD kabupaten Kayong Utara dari partai Nasdem Asnawi mendukung wacana relokasi puskesmas Teluk Melano.

Asnawi pada Rabu semalam (13/10) mengaku telah meminta koleganya di komisi yang membidangi kesehatan dan KB, Abdul Rahman agar memastikan usulan yang dilontarkan kepala dinas Kesehatan dan KB Bambang Subarkah itu segera terwujud.

“Wacana ini sudah lama dari periode DPRD kamarin dan baru dibuka waktu rapat kerja dengan dinas kesehatan beberapa waktu lalu. Saya sudah minta dengan ketua komisi 3 pak Abdul Rahman agar diwujudkan wacana itu,” ujar Asnawi.

Asnawi menjelaskan, desa Pulau Kumbang adalah lokasi ideal dibangunya puskesmas baru tersebut, sebab secara geografis, jarak antara puskesmas Teluk Melano dengan puskesmas Teluk Batang sekitar 36 kilometer.

“Desa pulau Kumbang berada ditengah-tengah sekitar 18 kilometer masing-masing. Diapit desa pendukung seperti desa Padu Banjar, desa Pemangkat,” katanya.

Alasan lainnya sebut Dia, sering kali warga dari kecamatan Pulau Maya seperti dari desa Kamboja dan desa Satai Lestari saat bongkar muat barang hasil pertanian baik sawit maupun kelapa sering dilakukan di desa Pulau Kumbang.

“Nah, kadangkala juga mereka membawa sanak familinya mau berobat ke rumah sakit Sukadana naiknya dari pelabuhan di Pulau Kumbang,” jelas Asnawi.

“Hal-hal itu bisa jadi pertimbangan kalo desa Pulau Kumbang sudah pantas dibangun puskesmas yang layak dan baik,” tambah politisi senior tersebut.

Ia pun kurang sependapat dengan usulan yang disampaikan wakil ketua DPRD yang mengatakan siap menghibahkan tanah jika relokasi tersebut terletak di arah desa Sei Mata-mata hingga desa Batu Barat lantaran tidak mengcover warga desa lainya di kecamatan Simpang Hilir seperti warga desa Padu Banjar dan Pulau Kumbang, Penangkat.

Asnawi meminta agar ide relokasi ini lebih ditekankan pada prinsip mendekatkan pelayanan masyarakat, mudah di akses dan tersedianya sarana kesehatan yang memadai serta bisa jadi alternatif bagi masyarakat kepulauan apabila berobat.

“Kepentingan masyarakat luas dan memudahkan pelayanan adalah rujukan dasar dalam pembangunan puskesmas ini,” kata dia.

Selanjutnya, apabila puskesmas di Pulau Kumbang telah terbangun, anggota komisi 2 itu mengusulkan agar puskesmas di desa Teluk Melano segera ditingkatkan statusnya menjadi rumah sakit tipe kecil, sambil mempersiapkan dan melengkapi segala fasilitas pelayanan di rumah sakit utama sultan Djamaluddin.

“Kita berharap di tahun 2023 itu, sudah terbangun puskesmas di Pulau Kumbang,” harap Asnawi. (dins).

 

 639 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *