Mutasi Kepala Sekolah Meninggalkan Beban Utang

MAROS, JAPOS.CO –  Mutasi Kepala Sekolah yang baru dilaksanakan di era pemerintahan Chaidir Syam – Suhartina Bohari mengisahkan masalah sangat mendalam.

Betapa tidak, banyak kepala sekolah yang dipindahkan ke sekolah lain ternyata meninggalkan beban banyak utang disekolah yang ditinggalkan.

Salah satunya SMP Negeri 6 Moncongloe Kecamatan Moncongloe Kabupaten Maros Provinsi Sulawesi Selatan diduga telah meninggalkan utang puluhan juta. Sehingga kepala sekolah baru harus menanggung utang yang ditinggalkan mantan kepala sekolah lama.

“Puluhan juta utang yang ditinggal mantan kepala sekolah, sehingga kepala sekolah baru sangat kewalahan untuk melunasi utang dengan sumber dana bos,” ujar beberapa guru yang meminta namanya tidak ditulis.

Menurut guru, terdapat banyak program mantan kepala sekolah yang diduga hanya pencitraan untuk mendapat pujian dari pejabat Diknas dan pejabat lainya. Lebih ironis lagi, setiap ada kegiatan disekolah, apakah itu anak-anak yang masih status siswa SMP Negeri 6 Moncongloe yang  berhasil menjurai event- event diluar sekolah,  selalu saja di upload di grup-grup diknas dan kepala sekolah dan guru guru.

Padahal anak yang berhasil itu bukan dibina disekolah dalam kegiatan ekstra seperti karate dan lainya.” Disekolah kami hanya pramuka saja dan lainya sudah tidak ada lagi,tapi anak yang berhasil juara telah dibina diluar atas inisiatif siswa sendiri,” ungkap sejumlah guru.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Lidik Pro Maros Ismar mengatakan jika ada temuan bukti-bukti merugikan uang negara pihaknya tidak akan segan-segan akan melaporkannya ke pihak yang berwajib dalam hal ini aparat penegak hukum.

“Hal ini tidak boleh dibiarkan begitu saja dalam dekat ini kami akan melakukan investigasi ke sekolah tersebut dan mengklarifikasi kepala sekolah yang baru menjabat,” ujar Ismar.

Hingga berita ini diturunkan, mengenai utang yang ditinggalkan Kepala Sekolah yang lama, Supratman saat di konfirmasi melalui pesan WhatsAPP tidak menjawab meskipun pesan sudah di baca.(kim)

 

 521 total views,  3 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *