Dewi Fitri Yenti ST. PPK Pengerjaan Jaringan Irigasi di Tanah Datar Bungkam

TANAH DATAR,JAPOS.CO – Pengerjaan jaringan irigasi di Nagari Batipuah Ateh Kabupaten Tanah yang di kerjakan oleh CV Dwi Guna Agung menuai masalah, karena lokasi pengerjaan di pasang garis Police Line.

Pengerjaan rehabilitasi jaringan irigasi tersebut yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun anggaran 2021, dengan nilai kontrak Rp 849.946.300, ( delapan ratus empat puluh sembilan juta, sembilan ratus empat puluh enam ribu, tiga ratus rupiah), dengan masa pengerjaan dimulai tanggal 2 Juni 2021 dan berakhir 29 oktober 2021.

Ketika japos.co melakukan klarifikasi dan komfirmasi terhadap Dewi Fitri Yenti ST, selaku PPK dalam pengerjaan tersebut, hingga berita ini tayang tidak menjawab komfirmasi yang dilakukan dan malahan nomor selular wartawan japos.co di blokir.

Andar Situmorang SH.MH ketua DPP LSM Government Agains Corruption and Discrimination ( GACD ) yang dimintai keterangannya terkait hal tersebut mengatakan,” Dewi Fitri Yenti sebagai PPK nampaknya ingin tutup mata dan tutup telinga akan pekerjaan yang menjadi tanggung jawabnya tersebut”.

“Nampaknya Dewi selaku PPK ingin bermain main dengan proyek irigasi tersebut.Semua anggaran yang dikucurkan serta mutu pekerjaan nantinya harus dipertanggungjawabkan, tegas Andar Situmorang.

“Dewi nampaknya PPK yang banyak masalah hingga tidak mau dikomfirmasi, padahal sekecil apapun informasi soal pengerjaan tersebut, publik harus mengetahuinya”.

Ditambahkan Andar, ” saya nanti akan kirim link berita ini ke Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat, dan ini harus di usut sampai tuntas kenapa proyek pengerjaan jaringan irigasi tersebut sampai menuai masalah, pungkas Andar Situmorang, pimpinan salah satu LSM yang sangat disegani di Indonesia.(Dms)

 

 

 

 

 252 total views,  3 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *