Kepala Desa Sungai Enau, Pendekatan Humanis kepada Warga Agar Terapkan Prokes

KUBU RAYA, JAPOS.CO – Desa Sungai Enau merupakakan gerbang akses keluar masuk, yang berada di wilayah Kecamatan Kuala mandor B melalui jalur tempuh darat dan sungai.

Setiap hari warga Sungai Enau ramai beraktivitas di kambung dan warga desa lain juga melewati akses di desa sungai enau tersebut membawa hasil pertaniannya untuk dibawa ke kota. Hal tersebut diungkapkan Kepala Desa Sungai Enau Rajali.

Hal ini menjadi tantangan yang dihadapi Kades Sungai Enau, dengan perlakuan pendekatan yang humanis secara kekeluargaan dapat ditempuh dan diterima warga dalam penerapan Prokes untuk memutus mata rantai covid-19 di Desanya.

Menurut salah satu warga mengatakan kepada Japos.co, Kades Sungai enau telah banyak membantu masyarakat yang kurang mampu dan membuat terobosan-terobosan yang dibuatnya.

“Pada awalnya risih dan tidak dapat diterima akal sehat seperti pembangunan dan infrastruktur dan kegiatan karang taruna, majelis taklim dan pertanian lahan yang bisa dimanfaatkan di Desa sungai enau,” terangnya.

“Ketika jalan tersebut sudah selesai dan dapat dilalui oleh dua desa yaitu Desa Retok dan Desa Kubu padi, dapat dilalui roda dua dan empat, warga dari kota Pontianak, setiap Minggunya berdatangan kelokasi tersebut untuk mancing dan mengurus kebun mereka, dampaknya terhadap warga Desanya mendongkrak perekonomian dan kehidupan masyarakatnya,” terangnya.

Kades Rajali, yang setiap harinya akrap dipanggil bang Sirat, salah satu pencetus penanggulangan pandemi Covid-19 yang mengatakan Stop pelaksanaan fisik pembangunan yang sudah di musyawarahkan.

Harapan pak Rajali, kiranya pandemi Covid-19 segera berlalu.” Kami menghimbau pada masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan kami sudah lelah seperti sekarang ini rutinitas setiap harinya mengawasi dan menerapkan Prokes,” katanya kepada Japos.co di kantor desa Rabu (04/08/21).(Amsah)

 

 244 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *