Mal di Pontianak dan Singkawang Diminta  Tutup Sampai Pukul 17.00 WIB

PONTIANAK, JAPOS.CO – Gubenur Kalimantan barat Sutarmidji menginstruksikan Pemerintah Kota Pontianak dan Kota Singkawang wajib melaksanakan pembatasan kegiatan masyrakat (PPKM) Secara ketat,antara lain dengan membatasi jam operasional mal sampai pukul 17.00 WIB.

“Sesuai dengan Instruksi Mentri Dalam Negeri Nomor 17 Tahun 2021, mal diminta melakukan pembatasan jam operasional sampai dengan pukul 17.00 WIB,” kata Sutarmidji kepada wartawan, Rabu (7/7/2021).

Dijelaskan Sutarmidji, Intruksi Mentri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 17 Tahun 2021 tentang perpanjangan pemberlakuan pembatasan Kegiatan masyrakat (PPKM) Berbasi mikro da Dan mengoptimalkan posko penanganan Corona Virus Disease 2019 di tingkat Desa dan kelurahan untuk pengandalian penyebaran Covid-19.

“Seluruh kabupaten dan kota di Kalbar juga Diminta menjalankan instruksi ini,” jelas Sutarmidji.

Sebelumnya, tingkat ke terjangkitan virus Corona di Kalbar disebut tinggi. Saat ini, Kota Pontianak dan Kota Singkawang kembali berstatus zona merah penyebaran Covid-19.

Sutarmidji menduga, Covid-19 varian delta telah masuk Kalbar.

“Pontensi varian baru sangat mungkin sudah masuk ke Kalbar,” kata Sutarmidji.

Menurut Sutarmidji, pihaknya sudah lama menjaga pintu masuk di Bandara Internasional Supadio Pontianak dengan menerapkan syarat terbang Swab polymerase chain reaction (PCR).

“Kita jaga bandara dengan PCR, ternyata dari kapal penumpang, dermaga-dermaga diluar pelabuhan dan tidak ditutupnya perbatasan dengan provinsi tetangga yang keterjangkitannya sangat tinggi,” ucap Sutarmidji.

Sutarmidji menghimbau masyrakat,jika ada gejalan flu dan badan meriang,segera lakukan Swab di fasilitasi kesehatan terdekat.

“Minta obat.Semua tak bayar.Oksigen sampai saat ini masih aman.Segera Vaksin biar terhindar dari akibat fatal Covid-19,” ujar Sutarmidji.(amsah)

 54 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *