Suspek Covid-19 RSUD Sungai Dareh Sebanyak 21 Orang

DHARMASRAYA, JAPOS.CO – Pihak Manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sungai Dareh Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat, menyiapkan sebanyak 21 tempat tidur untuk penanganan pasien suspek COVID-19.

Direktur RSUD Sungai Dareh, Chusnul Chotimah Subekti, di Pulau Punjung, Senin(31/05), mengatakan tempat tidur tersebut ditempatkan di bangsal khusus di komplek gedung lama rumah sakit tersebut.

“Adapun rincian peruntukannya masing-masing enam tempat tidur untuk penanganan pasien suspek COVID-19 dan 13 tempat tidur sisanya untuk penanganan suspek negatif tapi memiliki keluhan mirip gejala pasien terpapar virus tersebut,” jelasnya.

Terkait tindakan medis yang dilakukan, lanjutnya, pasien yang mengalami gejala COVID-19 akan dilakukan tes PCR dan jika terbukti positif suspek maka akan dilakukan isolasi serta tindakan treatment secara medis oleh tim dokter.

Bagi pasien negatif suspek dengan keluhan, lanjutnya, tetap dilakukan upaya isolasi dengan memanfaatkan ruang dan tempat tidur khusus dengan kapasitas sebanyak 13 unit tersebut.

Disinggung tentang jumlah pasien yang sudah ditangani pihaknya periode Januari hingga Mei 2021, ia mengungkapkan pihaknya sudah menangani sebanyak 350 orang pasien positif terpapar dan 350 orang suspek negatif dengan jumlah total masyarakat yang dirawat sebanyak 82 orang.

“Yang dirawat adalah pasien positif yang yang mengalami keluhan gangguan kesehatan, ” ujarnya.

Pasien tersebut, ulasnya, berasal dari laporan atau rujukan dari seluruh Puskesmas yang ada selain kasus yang ditemukan sendiri oleh pihak rumah sakit pada layanan pemeriksaan medis.

Terkait banyaknya informasi tentang efek samping vaksin COVID-19 yang beredar ditengah masyarakat luas, ia menegaskan sejauh ini tidak ditemukan adanya keluhan terkait efek samping bagi masyarakat penerima vaksin yang ditangani pihaknya.

“Yang ada hanya keluhan ringan saat divaksin dan setelah dilakukan observasi ternyata dipicu oleh kondisi penerima vaksin itu sendiri seperti kelelahan dan perut yang belum diisi, ” sebutnya.

Pantauan media ini setelah sempat melandai pada periode Januari hingga Februari 2021, jumlah kasus masyarakat positif terpapar virus COVID-19 terlihat menunjukkan lonjakan cukup signifikan sejak Maret hingga akhir Mei 2021.

Untuk total kasus positif terdapat penambahan setidaknya 100 orang lebih dengan jumlah total hingga saat ini sebanyak 955 jiwa dan 840 jiwa diantaranya sudah dinyatakan pulih.

Yang terbaru, Dinas Kesehatan Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat, kembali mencatatkan penambahan kasus konfirmasi positif baru masyarakat terpapar virus COVID-19 sebanyak 22 orang, Minggu (30/05).

Plt Kepala Dinas Kesehatan setempat, Yosta Devina, di Pulau Punjung, mengungkapkan kasus positif baru tersebut tersebar di 12 Kenagarian yang ada di daerah itu.

“Saat ini pihak Puskesmas masing-masing Kecamatan sudah melakukan tindakan isolasi terhadap seluruh masyarakat yang terpapar dengan didampingi unsur Pemerintahan Nagari setempat. Mari kita menjaga kesehatan kita dengan menjaga 3 M dan mencegah lebih baik dari pada mengobati,” tutupnya.(ermanchaniago)

 423 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *