Tak Boleh Mudik, Tak Boleh Takbiran Keliling

KETAPANG, JAPOS.CO – Untuk memutus mata rantai penyebaran Corona Virus Desiase 2019 (Covid 19), pemerintah melarang masyarakat untuk mudik lebaran.

Larangan tersebut dituangkan melalui Surat Edaran Kepala Satgas Penanganan COVID-19 No. 13 Tahun 2021, tentang Peniadaan Mudik pada Bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri Tahun 1442 Hijriah selama 6-17 Mei 2021.

Kabupaten Ketapang, larangan mudik telah ditindak lanjuti oleh pemerintah setempat dengan mendirikan posko penjagaan disetiap perbatasan wilayah, sesuai tanggal dimaksud (6/17 Mei 2021).

Selain itu, upaya pencegahan penyebaran virus corona di malam lebaran, Pemda Ketapang juga melarang umat muslim melakukan takbiran keliling.

Larangan ini disampaikan melalui surat edaran Nomor 450/0898/Kesra-B/2021, dengan tujuan mengantisipasi keramaian.

Meski demikian, dalam surat tersebut juga menjelaskan dan memperbolehkan umat islam melakukan takbiran di mesjid maupun mushalla dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.

Dalam hal ini, Polisi Ketapang telah memastikan melibatkan diri guna mengawal himbauan tersebut.

Dilansir dari berbagai media lokal, dijelaskan, Polres Ketapang telah membentuk tim untuk mensosialisasikan surat edaran tersebut, dan pada malam takbiran polisi akan melakukan patroli keliling.

“Polisi juga akan melakukan penyekatan dibeberapa jalan strategis, dan diantaranya di tiga lokasi seperti di jembatan pawan 1, pawan 2 dan pawan 5,” kata Kapolres Ketapang.

Semantara, pantauan Japos.co, pada pagi ini (12/5), setiap pasar tradisional di Kota Ketapang, tampak penuh sesak, warga berbelanja mempersiapkan Hari lebaran. (Tris/Har)

 

 487 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *