Pengerjaan Proyek Balai Wilayah Sungai V Batang Hari di Dharmasraya Tinggalkan Masalah

DHARMASRAYA, JAPOS.CO – Kurangnya pengawasan yang dilakukan oleh pihak satuan kerja, mengakibatkan pengerjaan proyek yang dikerjakan oleh kontraktor nakal dikerjakan asal jadi

Hasil investigasi Japos.co kelapangan dan juga keterangan dari berbagai sumber, kalau pengerjaan normalisasi sungai pada BWS V Batang Hari banyak meninggalkan permasalahan.

Warga Jorong Sungai Lomak Nagari Gunung Selasih, Kabupaten Dharmasraya meminta pihak Satuan Kerja Non Vertikal-Pelaksanaan Jaringan Sumber Air (SNVT-PJSA) wilayah Sungai Batanghari Provinsi Sumatera Barat, agar meninjau ulang pengerjaan pembangunan prasarana pengendalian banjir Batanghari Hilir yang melintasi daerah itu.

Salah seorang tokoh masyarakat Nagari Gunung Selasih An (48 tahun) yang ditemukan dilokasi persawahan milik orangtuanya mengatakan pengerjaan proyek normalisasi sungai Batang Hari ini tidak matang.

“Jika diperhatikan dari bagian bangunan bronjong di hiliran sungai itu, puncak bangunan masih berada dibawah puncak ketinggian tebing yang terdapat areal persawahan diatasnya. Selain itu, lanjutnya, masih terdapat rongga antara dinding bronjong dengan tebing tersebut dengan dengan rentang cukup panjang dan dalam,” ungkapnya.

Terpisah, Datuk Nan Batujuh Lubuk Bulang juga bersuara, bahwa Proyek Normalisasi Sungai Batang Hari di Lubuk Bulang banyak mudaratnya dari pada baiknya, dari penamaan kegiatan jelas bangunan itu ditujukan untuk mengendalikan banjir, namun kenyataannya justru bisa memicu banjir itu.

Sampai berita ini diturunkan, Martius yang merupakan Satker dalam pengerjaan tersebut belum bisa dihubungi untuk dikomfirmasi.(Dms)

 165 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *