Pro Kontra Atas Surat Undangan Tim Pemenangan Vantas di Samosir

SAMOSIR, JAPOS.CO – Tim pemenangan vantas yang sudah mendapat penetapan MK rencananya akan dilantik pada tanggal 26 April 2021 yang akan datang, hal itu telah membuat suatu tim yang dinamai Tim Pokja Transisi.

Sebagai Ketua tim pokja transisi, Mangindar Simbolon (Mantan Bupati Samosir) dan Sekretaris, Megianto Sinaga(Mantan Ketua KPU dan Anggota DPRD Samosir).Tim Pokja telah melayangkan surat undangan kepada OPD Kabupaten Samosir sebagaimana diatur susunan kehadiran pada lampiran surat.

Dengan adanya hal tersebut mendapat pro-kontra sesama ASN dan kalangan masyarakat. Yang menjadi pertanyaan khalayak apa maksud surat tersebut, apa dasar hukumnya, sementara Bupati/Wakil Bupati terpilih belum dilantik? Buktinya mulai kemarin sudah banyak sekali tanggapan tanggapan yang menghiasi di halaman fb/wa.

Dilansisr dari beberapa media bahwa Ketua Pokja Transisi Bupati dan Wakil Bupati Samosir terpilih, Mangindar Simbolon menegaskan tidak ada yang salah dalam pertemuan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Samosir dengan tim transisi. Menurutnya, sebelumnya sudah ada kesepakatan antara bupati terpilih Vandiko Gultom dengan Pemkab dan para pimpinan OPD.

Sebelumnya, Bupati terpilih Vandiko sudah sepakat ada pertemuan dengan OPD, dan kami sebagai tim transisi langsung mengundang OPD untuk berdiskusi tentang program kerja Vandiko dan Martua Sitanggang.

Mangindar Simbolon, menyarankan  supaya pertemuan dengan para OPD dibuat sore hari, dan saran itu dilakukan tim transisi dengan menggelar diskusi pada sore hari pada Rabu (21/4/2021) hingga Kamis (22/4/2021) hari ini.

Disampaikan juga  Sekretaris Pokja Transisi, Megianto Sinaga. Menurutnya tidak ada kekeliruan dalam pertemuan dengan para OPD Pemkab Samosir, sebab setelah dilantik menjadi Bupati Samosir, Vandiko akan bekerja dengan cepat untuk melakukan perubahan dan perubahan demi Samosir semakin baik.

“Bahwa target Vandiko adalah peningkatan pelayanan publik, dalam 100 hari kedepan mensinkronisasikan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) lalu mendata siswa siswa berprestasi, sehingga pertemuan dengan para OPD untuk memudahkan Vandiko dan Martua bekerja dengan cepat,” tambah Megianto.

Ia juga menjelaskan semua masyarakat punya hak untuk bertemu dengan pimpinan perangkat daerah untuk berkomunikasi dan berdiskusi apalagi dalam hal pembangunan, sehingga pertemuan antara OPD Pemkab Samosir dengan tim transisi merupakan inovasi baru yang dilakukan oleh Vandiko dan Martua dalam memimpin Kabupaten Samosir.(Jbr)

 60 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *