Sejumlah Kepsek di Kecamatan Angsana Diduga Tidak Transparan Tentang Dana BOS

PANDEGLANG, JAPOS.CO – Beberapa hari lalu, Japos.co mencoba melayangkan surat konfirmasi tertulis perihal dana BOS Reguler Tahun Anggaran (TA) 2020 ke beberapa sekolah yang ada di Kecamatan Angsana. Namun sangat disayangkan, sampai berita ini dirilis para kepala sekolah (kepsek) tidak ada satupun yang menjawab surat tersebut.

Saat Japos.co mencoba mengirim pesan singkat ke para kepsek tersebut, untuk menanyakan balasan surat, hanya satu kepsek yang menjawab, itupun bentuk pengalihan situasi yang mengatakan kalau sekolahnya sudah di monev oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Pandeglang.

“Waalaikumsalam. Maaf pk, sy bukan ga mau jwb, karena sy jg punya atasan, maka sy nanya dulu jawab atau tdk. As wr Wb bapak ibu kepsek berdasarkan hasil dialog langsung kami dengan pa kadis menyikapi media sederhana jawabannya karena sudah di monev oleh pihak dinas silahkan saja suruh datang ke dinas. Itu jwbn dr atasan sy, maka skrg silahkan bpk dtg aja ke dinas, laporan dr kami udh lengkap di sana. Ini balasan dr atasan sy,” demikian isi pesan singkat yang disampaikan Jamal, salah satu kepala sekolah.

Hal ini menimbulakan tanda tanya besar dan membuat Aan Andrian selaku Aktivis Front Pembela Rakyat (FPR) geram dengan tingkah laku para kepsek yang diduga tidak transparan.

“Saya sangat muak dengan tingkah laku kepala sekolah selaku pengguna anggaran yang tidak bisa memberikan informasi kepada kami selaku kontrol sosial. Padahal dana BOS yang mereka gunakan adalah uang negara yang berasal dari pajak yang kita bayar,” tukasnya.

Aan menambahkan, dalam waktu dekat dirinya akan melaporkan beberapa kepala sekolah tersebut ke pihak berwenang agar mereka bisa mendapatkan efek jera dan sanksi tegas. “Saya akan membuat laporan pengaduan ke pihak inspektorat, selaku lembaga pemerintah yang mempunyai kapasitas dalam hal ini. Kita akan bongkar oknum-oknum kepsek yang bermain-main dengan uang negara,” pungkasnya.(Yan)

 364 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *