Meski Diguncang Gempa 11 Kali, Aktivitas Warga Samosir dan Kunjungan Wisatawan Berjalan Normal

SAMOSIR, JAPOS.CO – Kabupaten Samosir mengalami 11 kali diguncang gempa bumi berskala kecil, namun aktivitas warga di Pangururan dan kunjungan wisatawan tetap berlangsung seperti biasa.

Salah satu warga Samosir, Parna Simbolon (35) mengakui ada guncangan yang dirasakan di tempat bermukimnya, namun dia mengatakan semua masih berjalan seperti biasa.

Dia juga mengaku belum mendengar adanya bangunan yang rubuh akibat gempa tersebut. “Cuma getaran dan guncangan tetapi kami baik-baik saja. Ini saya sedang berada di pajak (pasar),” tuturnya kepada Japos.co.

Wilayah Kabupaten Samosir, Provinsi Sumatera Utara, Minggu (18/4) malam dilanda sebelas kali gempa tektonik. BMKG mengimbau masyarakat agar tidak panik dan tetap tenang.
“Di beberapa tempat terjadi guncangan gempa namun tempat lain sama sekali tidak ada getaran atau guncangan,” sebut salah satu warga.

Plt Kepala BMKG Wilayah I Medan, Eridawati, Minggu (18/4) mengatakan, wilayah Samosir diguncang gempa sebanyak sebelas kali. Guncangan gempa ke-delapan berkekuatan Magnitudo (M) 1,4, pukul 22.17 Wib, lokasi 2.50 Lintang Utara, 98.80 Bujur Timur atau 17 kilometer Tenggara Samosir di kedalaman 3 kilometer.

Eridawati menjelaskan, gempa susulan kesembilan M 1,7, pukul 22.27 Wib, lokasi 2.56 Lintang Utara, 98.79 Bujur Timur atau 12 kilometer Tenggara Samosir di kedalaman 3 kilometer.
“Lalu gempa ke-sepuluh M 2,1, pukul 22.51 Wib, lok 2.46 Lintang Utara, 98.82 Bujur Timur atau 21 kilometer Barat Laut Toba Samosir pada kedalaman kilometer. Dan gempa ke-sebelas berkekuatan M 2,5, pukul 23.30 Wib, lok 2,54 Lintang Utara, 98.80 Bujur Timur atau 14 kilometer Tenggara Samosir di kedalaman 5 kilometer,” terang Eridawati.(Jbr)

 64 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *