Tiga Belas Dokter Spesialis Ogah Layani Pasien Poli Klinik

MUKOMUKO, JAPOS.CO – Terkait dengan adanya penurunan Tambahan Penghasilan  Pegawai (TPP) yang dialami oleh 13 Dokter Spesialis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Mukomuko Provinsi Bengkulu, berdampak pada pelayanan pada bagian Poli klinik. Ke 13 dokter spesialis tersebut sudah tidak lagi melakukan pelayanan pada bagian poli klinik.

TPP yang sebelumnya diterima mencapai 30 juta, sekarang terjadi terjun bebas pada kisaran Rp 2,5 juta hingga Rp 6 juta yang diterima secara siknifikan. Hal ini membuat pelayananan di bagian Poli Klinik RSUD terhenti.

Demikian dibenarkan Dirut RSUD Mukomuko dr Syafriady saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, Senin (19/4). “Benar, 13 Dokter Spesialis tersebut terhitung mulai Senin ini. Dokter tersebut sudah tidak melayani lagi bagian poli,” lanjutnya.

Meskipun pelayanan pada bagian poli tidak dilakukan lagi, namun 13 dokter spesialis tersebut masih melayani yang bersifat  emergency, seperti pelayanan Instalansi Gawat Darurat (IGD) serta pelayanan lainnya. “Namun saya berharap terhadap dokter spesialis tersebut agar dapat menyampaikan secara tertulis sehingga saya dapat menyampaikan kepada masyarakat, sehingga masyarak tidak terjadi kontro-versi terhadap pelayanan di rumah sakit ini,” tutur Syafriadi.

Sementara Bupati Mukomuko H Sapuan SE MM Ak CA CPA berharap semua dokter spesialis bersabar sampai proses itu benar-benar sesuai yang diharapkan.

Sapuan juga tidak menginginkan TPP Dokter Spesialis terjun bebas, karena akan diberlakukan penerapan Sistim informasi Monitoring dan Pelaksanaan Anggaran (SIMONA), pada saat pengajuan, 6 poin yang diusulkan oleh pemerintah sebelumnya, ada beberapa poin yang tidak disetujui pemerintah pusat seperti kelangkaan profesi, letak georgafis, dan resiko kerja. “Dan itu sudah disampaikan pada semua dokter spesialis tersebut, sesuai surat Kemendagri melalaui Dirjen Keuanagan Daerah tertanggal 21 Februari 2021,” pungkasnya.(JPR)

 1,327 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *