Bantuan UMKM Tahap 2 Berlanjut, Pelaku Usaha di Kayong Utara Dapat Datang Langsung ke Dinas Perindagkop

KAYONG UTARA, JAPOS.CO – Hingga akhir bulan April tahun ini, pendaftaran bantuan bagi usaha kecil atau BLT UMKM Tahap 2 sebesar Rp 1,2 juta masih dibuka. Dinas Perindagkop Kabupaten Kayong Utara saat ini tengah mendata pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).

Pelaku UMKM di Kayong Utara dapat datang langsung ke dinas Perindagkop Kabupaten Kayong Utara di jalan Manunggal desa Sutra Kecamatan Sukadana untuk mendapatkan informasi ataupun menyerahkan berkas pendaftaran.

Kepala Dinas Perindagkop Kayong Utara Erwin Sudrajat mengatakan berkas pendaftar yang telah diterima selanjutnya akan diteruskan ke Kementerian UKM untuk verifikasi dan penetapan.

“Dinas Perdagangan kabupaten hanya meneruskan usulan dan mengupayakan agar persyaratan usulan lengkap. Verifikasi dan penetapan seluruhnya tergantung pusat,” ujar Erwin, Jumat (16/4/21) lewan pesan singkat.

Untuk menghindari kerumunan, Erwin mengatakan, Disperindagkop dalam melayani tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Disamping itu, selama proses pendaftaran pengajuan BLT UMKM ini, pelaku usaha tidak diperkenankan menggunakan jasa pihak lain atau calo. Pasalnya, sesuai ketentuan, dari proses permohonan pengajuan hingga proses pencairan, pihak penerima sendiri yang berurusan dengan dinas Perindagkop hingga ke bank.

Erwin menerangkan, tahun 2020, dinasnya sudah mengusulkan sebanyak 6.621 orang terdata sebagai pelaku UMKM calon penerima BLT.

Meskipun dari total itu, baru 2.238 atau 33,88 persen saja pelaku usaha di Kayong Utara yang menerima. Untuk tahun ini, Disperindagkop Kayong Utara belum merinci total berkas pendaftaran yang sudah diterima.

“Belum bisa dipastikan. Pendaftaran masih dibuka sampai akhir bulan April ini,” kata Erwin.

Untuk diketahui, syarat mendapatkan bantuan ini diantaranya: Memiliki usaha berskala kecil, Bukan ASN, TNI/Polri, Pegawai BUMD/BUMN, Tidak sedang memiliki pinjaman di bank dan Kredit Usaha Rakyat, WNI.

Bantuan ini akan disalurkan melalui nomor rekening bank seperti BRI, BNI dan Bank Syariah Mandiri atas nama yang bersangkutan.

Nantinya, penerima akan mendapatkan notifikasi pemberitahuan dari bank apabila dinyatakan lolos verifikasi sebagai penerima bantuan.

Adapun dokumen yang dipersyaratkan untuk pencairan adalah sebagai berikut: Buku tabungan, Kartu ATM dan indentitas diri (KTP), Surat Pernyataan.

Sementara bagi penerima yang belum memiliki nomor rekening, maka dapat menanyakan langsung ke BRI dengan menunjukkan notifikasi atau pemberitahuan ke petugas bank yang melayani program ini. (Dins).

 

 664 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *