Warga Desa Nanggar Bayu Layangkan Surat Somasi ke Bupati Simalungun

SIMALUNGUN, JAPOS.CO – Pengerukan tanah urug di Desa Nanggar Bayu Kecamatan Bosar Maligas Kabupaten Simalungun, masyarakat menilai bahwa hadirnya PT Mega Lodon Atlantik sebagai vendor PT PP persisi dalam menjalankan aksinya banyak merugikan masyarakat setempat.

Koordinator warga Desa Nanggar Bayu Ramadan, Ramadan mengatakan masyarkat desa Nanggar Bayu sepakat melayangkan surat keberatan kepada Bupati Simalungun pada tanggal 31 Maret 2021.

“Surat tersebut kita tembuskan ke Kapolres Simalungun, Kapolda Sumut, Kapolri, Gubernur, Kadis penanaman modal dan pelayanan terpadu satu pintu Sumut serta Kementerian ESDM RI,” terang Ramadan ke Japos.co.

Menurutnya, adapun poin-poin yang disampaikan seperti, pihak PT Mega Lodon Atlantik sewaktu pengambilan titik koordinat tidak ada melakukan pemberitahuan kepada masyarakat.

“Sehingga kami tidak dapat melakukan penjualan tanah urug kepada pihak lain,sebab tanah kami masuk dalam peta wilayah operasional PT Mega Lodon Atlantik,” beber Ramadan, Jumat (2/4).

Selain itu, kata Ramadan izin IUP sangat di ragukan sesuai surat edaran kementerian ESDM no 742/30,01/DJB 2020, hal penundaan penerbitan perizinan baru di bidang pertambangan mineral dan batubara.

“Kami masyarakat yang merasa di rugikan tadi, berkumpul di Balai Desa Nanggar Bayu Kecamatan Bosar Maligas, adapun maksud dan tujuan adalah meyakinkan bahwa benar-benar yang membubuhkan tanda tangan dalam surat Somasi kami itu benar kami masyarakat yang menandatanganinya,ini lah kami bang,” sebut Ramadan.

Sementara Jhontarim Sinaga selaku Ketua Badan pengawas Desa (BPD),saat di konfirmasi Japos co di ruang balai desa mengatakan sebagai pelayan masyarakat dirinya harus siap dengan kondisi apapun untuk masyarakat. “Banyak sudah pengaduan masyarakat Desa Nanggar Bayu ini terkait aktifitas tanah urug yang ada di Desa kami ini, salah satunya mengenai jalan, yang semangkin amblas akibat aktifitas hilir mudik truk bertonase besar tanah urug,” terangnya.

Kata Jhontarim, hal itu akan disampaikan semua ke kades Nanggar Bayu.

Namun hingga berita ini diturunkan terkait adanya surat somasi warga Desa Nanggar Bayu kades beserta camat Bosar Maligas belum memberikan tanggapan.(BW)

 

 131 total views,  3 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *