Perhelatan Pilwana Koto Ranah Kecamatan Koto Besar Berlangsung Sukses

DHARMASRAYA, JAPOS.CO – Pemilihan Wali Nagari (Pilwana) Koto Ranah Kecamatan Koto Besar tahun 2021-2026 berlangsung dengan tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) Covid-19, Rabu (31/03/21).

Terpantau di TPS 7 Jorong Teratak Baru dengan DPT 411 pemilih dari total DPT kenagarian sebanyak 3467 orang.

Pemilihan Walinagari se Kabupaten Dharmasraya ada enam kenagarian yang diselenggarakan secara serentak, yaitu Nagari Koto Ranah, Nagari Abaisiat, Nagari Gunung Medan, Nagari Siguntur, Nagari Sungai Limau dan Nagari Batu Rijal.

Pemilihan nagari dipantau langsung oleh Bupati Dharmasraya melalui Dinas PMD.

Wali Nagari Koto Ranah dalam vidcon-nya bersama Kemendes melalui BBP Perencanaan Pemdes di Jakarta, menyampaikan bahwa pelaksanaan pilwana tetap menerapkan prokes Covid-19 dengan aman dan terkendali yang juga dikawal oleh pihak keamanan seperti TNI-Polri (Bhabinsa-Bhabinkantibmas).

Idisda, Plt Wali Nagari Koto Ranah sangat bersyukur kepada Allah SWT telah dapat mengantarkan masyarakat Nagari Koto Ranah ke pilwana dengan kondisi aman, tidak ada gangguan dari segi apapun, walau saat ini suasana pademi Covid-19.

Tidak tanggung-tanggung, beliau juga menerima kunjungan pemantau pemilihan wali nagari mulai dari pihak independen, politik, pemerintahan, dan keamanan.

Pada Pilwana Koto Ranah, Plt Wali Nagari menghimbau masyarakat agar menggunakan hak pilihnya dengan bijak dan tanpa ada beban.

Camat Koto Besar H Yusrisal SKM MM membenarkan, hari ini pelaksanaan Pilwana di Nagari Koto Ranah dalam keadaan aman dan terkendali.

“Aman disini. Ada dua sisi yang akan saya sampaikan, pertama adalah aman dan terkendali; pada suasana aman dari tekanan politik dengan tanda kutip tekanan Paslon. Yang kedua aman dari Covid-19 dan semua pemilih menerapkan aturan protokol kesehatan Covid-19, makanya boleh kita katakan aman,” sebutnya.
Salah satu pihak Independen dari Provinsi Sumatera Barat yang berhasil dikonfirmasi Japos.Co menuturkan bahwa pilwana serentak di Dharmasraya yang terdiri dari enam nagari berlangsung aman dengan tetap menerapkan prokes Covid-19.

Boleh dikatakan, pelaksanaan pilwana di Dharmasraya mendapat apresiasi dari semua pihak. Dimana, pemantau pilwana juga didatangkan dari berbagai instansi pemerintah, mulai dari Pusat (Kemendes), Provinsi, PMD Dharmasraya, TNI-Polri, dan Camat.

Menurut Kabid Pemerintahan Sasrawati SE, bahwa pilwana di Koto Ranah berlangsung alot namun tetap aman, dan terkendali. “Sehingga kita dan rombongan bisa cepat meninggalkan Nagari Koto Ranah dan menuju nagari yang lainnya,” tutup Kabid Pemerintahan PMD ini.(ErmanChaniago)

 295 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *