Jual Satwa Dilindungi, Warga Pandean Diamankan Polres Pasuruan

PASURUAN, JAPOS.COSatreskrim Polres Pasuruan berhasil mengungkap perdagangan ilegal satwa langka dilindungi secara online ataupun offline. Satu orang ditangkap dalam kasus ini.

Kapolres Pasuruan AKBP Rofiq RH mengatakan, satu orang yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus tersebut yaitu S (35), warga Jl Pandean, Kelurahan Kidul Dalem, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan.

“Tersangka kami amankan karena memperdagangkan secara ilegal satwa dilindungi untuk mendapat keuntungan,” jelas Rofiq RH, Senin (29/3/2021).

AKBP Rofiq menjelaskan bahwa dalam menjalankan perdagangan burung atau satwa dilingdungi ini, dengan cara melalui media facebook (medsos) dan group WhatsAap, dan pelaku sudah beberapa kali menjual dan mendapat keuntungan jutaan rupiah, dan barang bukti sejumlah burung dan 1 monyet sudah diamankan di Mapolres Pasuruan.

Dia mengaku, lutung jawa dalam kondisi sehat dijualnya sekitar Rp 1,5 juta. Untuk kakatua raja endemik papua, bisa dijual mulai Rp 6 juta sampai Rp 7 juta, kakatua koki bisa laku Rp 3 juta sampai Rp 3,5 juta. Sedangkan burung nuri bayan dijual seharga Rp 1,5 juta sampai Rp 2 juta, dan perbulan tersangka mendapat keuntungan 2 juta rupiah lebih dalam penjualan itu.

Kepala Seksi Konservasi BKSDA Wilayah VI, Mamat Ruhimat menyebut bahwa satwa-satwa itu akan dirawat di balai konservasi. Dan setelah ada putusan inkrach, akan dibebasliarkan.

“Saat ini kita amankan di penangkaran dulu. Setelah inkrach akan kita bebaskan ke alam liar, setelah melalui prosedur pengecekan,” terang Mamat.(Ww)

 414 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *