Polda Riau Musnahkan BB Tindak Pidana Narkoba Periode Maret 2021

PEKANBARU, JAPOS.CO – Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi SH SIK MSi menunjukkan kegeramannya kepada para bandar narkoba di wilayah Provinsi Riau dalam konfrensi pers di halaman Mapolda Riau, Jl Patimura Pekanbaru.

Turut hadir Dirresnarkoba Kombes Pol Victor Siagian, Kabid Humas Kombes Pol Sunarto, Danlanal, Bea cukai, dan BNNP.

Dalam sambutannya Kapolda mengatakan 12 orang yang ditangkap ini merupakan jaringan Sumatera. Untuk menangkap para pelaku Kepolisian bekerjasama dengan Danlanal, Bea cukai, dan BNNP.

“Sebanyak 12 orang tersangka diamankan Direktorat Resnarkoba dan dan jajaran kurun waktu bulan Maret 2021. Ke 12 tersangka tersebut END (35), FAI (32), HAD (33), ERM (37), SYA (36), JUM (33), KHO (34), RES (25), DEL (19), BAM (44), AHM (29) dan SUN (48) akan dijerat dengan Pasal 114 Ayat (2) Jo Pasal 112 ayat (2) UU RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman mati atau penjara paling singkat 5 tahun, paling lama 20 tahun,” terang Kapolda.

Dari para tersangka, berhasil diamankan barang bukti berupa sabu sebanyak 80,42 kilogram dan ekstasi sejumlah 68.636 butir.

Tersangka END, FAI dan HAD diamankan oleh tim Subdit I Ditresnarkoba sesuai LP/103/RES.4.2/III/2021/RIAU/DITRESNARKOBA tanggal 13 Maret 2021 di TKP Jl Arifin Ahmad RT 04 Kel Pelintung Kec Medang Kampai Kota Dumai.

Modus para tersangka membawa narkotika jenis shabu dan pil ekstasi di dalam tas berwarna hitam dan merah muda (sabu seberat 3,77 kilogram atau 3.779,16 gram dan ekstasi sebanyak 584 butir, dengan menggunakan kendaraan roda empat.

Sedangkan tersangka ERM, SYA, JUM, KHO dan RES

Diamankan oleh tim Subdit II Ditresnarkoba sesuai No: LP/41/III/2021/SPKT/RIAU/RES.BKS/RES.NARKOBA tanggal 2 Maret 2021 di TKP tepi Jl Lintas Pakning–Dumai Desa Tenggayun Kec Bandar Laksamana Kab Bengkalis.

Dalam modusnya, tersangka menyimpan narkotika jenis sabu di dalam dua tas plastik besar warna merah dan merah muda serta narkotika jenis pil ekstasi di dalam tas berwarna hitam (sabu seberat 40,06 kilogram (40.062,75 gram) dan ekstasi sebanyak 47.779 butir).

Selanjutnya pada tanggal 12 Februari, Subdit II juga mengamankan tersangka DEL dan BAM di sebuah rumah kosong di Jl Lintas Pertapahan KM 1 Kec Kandis Kab Siak dengan modus operandi pelaku saat ditangkap, tersangka menyembunyikan narkotika jenis sabu di dalam kotak rokok dan saat dilakukan pengembangan tersangka menyembunyikan sisanya di dalam kantong plastik warna hitam yang dikubur di dalam tanah (sabu seberat 400,04 gram) sesuai LP: 61/RES.4.2/II/2021/RIAU/DITRESNARKOBA.

Sedangkan Polres Dumai berhasil mengamankan dua pelaku AHM dan SUN pada 12 Februari 2021 di sekitar Jl Arifin Ahmad RT 04 Kel Tanjung Palas, Kec Dumai Timur-Kota Dumai dengan modus operandi tersangka yang saat ditangkap menggunakan kendaraan roda empat, kedapatan membawa narkotika jenis sabu di dalam tas besar berwarna biru dan narkotika jenis pil ekstasi di dalam tas berwarna abu-abu seberat 23 kilogram dan ekstasi sebanyak 20.000 butir, sesuai LP: 42/A/II/2021/RIAU/RESKOBA.

Agung mengungkapkan, sesuai LP No: 04/I/2020/RIAU/RES Dumai tanggal 10 Januari 2020, tim mengamankan barang bukti sabu seberat 13 kilogram di TKP Desa Buruk Bakul Kecamatan Bukit Batu Kab Bengkalis, namun pelaku melarikan diri. Pelaku yang membawa narkotika jenis sabu dengan menggunakan speedboad pancung melarikan diri meninggalkan kapal dan barang bukti di dalam tas berwarna hitam.

“Kita akan kejar terus para bandar narkoba yang ada di wilayah Provinsi Riau bekerjasama membangun sinergitas dengan Danlanal, Bea cukai, BNN dan penegak hukum lainnya. Kita tidak akan membiarkan para pelaku kejahatan narkoba hidup tenang di wilayah Provinsi Riau ini,” tutup Kapolda.(AH)

 155 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *