Berniat Melerai Keributan, Kades Ganggaeng-Picung Kena Fitnah

PANDEGLANG, JAPOS.CO – Minggu 14 Maret 2021 Aminudin Warga Kampung Pasir Desa Ganggaeng Kecamatan Picung mengadakan hajatan, dalam acara tersebut d meriahkan dengan kesenian tradisional Kendang Pencak (Kuda lumping).

Namun ditengah acara, secara spontan terjadilah gesekan yang berujung keributan antara warga bernama Suryani asal dari Kampung Pasir selaku pemeran kuda lumping yang menari mengikuti alunan kendang pencak karena pengaruh dari jampi-jampi (tidak sadarkan diri, kesurupan) secara tidak sengaja Suryani menyenggol Irwanto warga kampung Babakan yang sama-sama tengah asik menonton. Imbas dari kejadian tersebut membuat Irwanto emosi sampai melakukan pemukulan yang berujung perkelahian.

Gopur SH selaku Kepala Desa Ganggaeng, kepada Japos.co membenarkan kejadian tersebut, dirinya mengatakan sempat melarai kejadian tersebut karena dikhawatirkan ada korban namun dirinya difitnah ikut campur dalam perkelahian tersebut.

“Memang benar hal tersebut terjadi pada saat itu saya sendiri tidak di tempat kejadian,  karena  saya di sibukan menerima Tamu undangan yang hadir, namun tiba tiba saya dapat telpon dari warga Ganggaeng kalau di luar terjadi keributan, berhubung semua yang ada itu masyarakat Ganggaeng saya mendatangi tempat keributan tersebut untuk berusaha melerai ataupun mendamaikan supaya semua kembali kondusif, namun apa yang saya lakukan ternyata di manfaatkan oknum yang mungkin memanfaatkan situasi sehingga mencari kesalahan untuk menjatuhkan saya, memfitnah kalau saya ikut melakukan pemukulan terhadap warga yang sedang berkelahi tersebut, bahkan ironisnya tanpa ada konfirmasi dahulu, muncul pemberitaan yang diduga sepihak tidak sesuai dengan fakta, “ ujarnya Gopur.

Dirinya merasa sangat kecewa dengan adanya pemberitaan tersebut tanpa konfirmasi dan klarifikasi dahulu tentang kebenaranya dan hanya sebatas menanggapi salah satu narasumber saja yang belum tentu jelas kebenaranya yang termaktub dalam kode etik jurnalistik point 3 dan 4.

Hal senada dikatakan oleh Iim selaku saksi mata yang melihat langsung kejadian tersebut, dirinya mengaku apa yang diberitakan tidak benar. “Apa yang ada di berita jelas jelas fitnah kalau Kepala Desa ikut melakukan pemukulan justru Kepala desa sendiri yang melerai dan membuat situasi kondusif, saya berani jadi saksi sampai kemanapun sebab saya tau persis siapa dalang dari kejadian tersebut dan melihat dengan mata kepala saya sendiri Kepala desa sama sekali tidak melakukan pemukulan,” pungkasnya. (Aan)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 172 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *