Merasa Dirugikan Oknum TKSK, Penerima BSPS Desa Ciburial-Cimanggu Menuntut Haknya Dikembalikan

PANDEGLANG, JAPOS.CO – Sejumlah warga Desa Ciburial Kecamatan Cimanggu merasa dirugikan oleh oknum TKSK Kecamatan Cimanggu, pasalnya mereka mengaku dibodohi saat mendapatkan Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) tahun 2019 lalu.

Menurut penuturan Madria salah satu Penerima BSPS kepada Japos.co, saat itu Mus selaku TKSK mengatakan akan mendapatkan Bantuan BSPS yang biasa disebut bedah rumah sebesar Rp 15 juta per rumah namun pada kenyataanya mereka hanya dapat 5 jutaan itupun berupa bahan matrial saja.

Diketahui pada saat itu ada sekitar 10 orang Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) yang tergabung dalam Kelompok Penerima Bantuan (KPB) di desa ciburial kecamatan cimanggu, namun yang direalisasi hanya 9 orang saja, masing-masing mendapatkan Rp 5-6 jutaan berbentuk bahan material diantaranya semen, pasir, GRC, keramik dan lainya.

Madria menambahkan, dirinya mengaku mewakili warga masyarakat lainya yang saat itu mendapatkan program BSPS, menuntut uang sisa dari program tersebut segera dikembalikan, sesuai janji TKSK kepada mereka namun tidak ada kejelsaan. Madria dan lainya Juga akan menempuh jalur hukum apabila kerugian mereka tidak segera dikembalikan.

Sementara itu TKSK Kecamatan Cimanggu, mengakui permasalahan tersebut namun sudah dimusyawarahkan dan akan diganti secepatnya. Namun dikarenakan kendala keuangan dirinya sampai saat ini belum bisa mengganti.

Sangat miris sekali perbuatan melawan hukum secara terang-terangan yang diduga dilakukan oleh oknum TKSK Kecamatan Cimanggu, hanya dibiarkan begitu saja. Seharusnya pihak muspika setempat ataupun pihak Aparat penegak hukum agar membatu masyarakat yang menjadi korban untuk mengusut tuntas permasalahan ini agar supaya memberikan efek jera bagi pelaku dan masyarakat selaku korban bisa mendapatkan haknya kembali. (Yan)

 

 

 465 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *