Dahniar Lapor ke Polres Pasuruan Terkait Anggaran 7M Pengadaan Lahan SMPN2 Pandaan

PASURUAN, JAPOS.CO – Kasus pengadaan Lahan SMPN2 Pandaan dilaporkan aktivis pemerhati Pendidikan, Dahniar A ke Polres Kabupaten Pasuruan, Rabu (10/3/21).

Menurut Dahniar, ada dugaan korupsi berjamaah dalam pengadaan Lahan Di SMPN 2 Pandaan. “Saya tertarik dengan komentar dari diknas yang menyatakan melaksanakan proyek fisik sesuai PAK, nah pembahasan PAK itu kapan dan bulan berapa kok pas di bulan November ada pertalian,” jelasnya.

Sementara anggota Komisi IV menyatakan tidak tahu dan tidak pernah ada pembahasan,hanya di ketahui oleh para pimpinan. “Apa anggotanya di anggap tidak perlu tau atau tidak sanggup membahas, atau mungkin sengaja tidak tikasi tau kok bisa, ada apa dan jika hal ini ada maka di indikasikan ada penyalagunaan wewenang,” terang Dahniar.

Dahniar juga menegaskan bahwa ini sudah di tulis banyak media, maka media adalah surat terbuka dan bisa jadi salah satu bukti. “Nah, dengan demikian dugaan adanya kejahatan sudah terjadi di muka umum. Maka negara wajib menuntut. Sebagai warga negara yang baik saya selaku maka saya lapor kan . Mudah mudahan segera ada kejelasan dalam masalah ini. Dan kalau kepolisian menganggap berat kan bisa minta petunjuk jaksa atau menggunakan keterangan ahli. Negara kan sudah menyediakan dana nya semoga APH serius dalam mananggapi hal ini,” ungkapnya.

“Kalau toh umpama ada adendum seperti yang di katakan oleh teman teman lpk mana siapa yang bertanda tangan saya siap menggugat, karna addendum tidak bisa untuk pengalihan dana. kalau toh berpegang pada SE(surat edaran)bupati, dari 5 point’ yang tertera tidak ada yang berbunyi memperboleh kan ada nya pengalihan dana tersebut untuk fisik,” tutup Dahniar A. (SP)

 

 

 

 

 

 

 

 225 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *