Komisi I DPRD Samosir Raker Bersama Kadis PPAMD

SAMOSIR, JAPOS.CO – Rapat Kerja (Raker) Komisi I DPRD Kabupaten Samosir digelar bersama Kepala Dinas Pemberdayaan, Perempuan, Anak, Masyarakat dan Desa (PPAMD) Kabupaten Samosir dalam rangka Pelaksanaan dan Realisasi Anggaran Tahun 2020 dan Pelaksanaan Program Tahun 2021.

Raker dihadiri oleh Ketua dan Anggota Komisi I DPRD Samosir dan Kepala Dinas PPAMD  Samosir beserta staf, bertempat di ruang Rapat Komisi I DPRD Kabupaten Samosir.

Saur Tua Silalahi ST selaku Ketua Komisi I menyampaikan bahwa rapat kerja ini merupakan salah satu pelaksanaan tugas dan fungsi agar dapat mengetahui capaian kinerja setiap OPD (Organisasi Perangkat Daerah) dan melakukan evaluasi atas capaian tersebut. “Perlu juga kita ketahui tentang tahapan ataupun waktu pelaksanaan program dan kegiatan tahun 2021 supaya dalam pelaksanaannya dapat kita awasi agar tercapai output atas kegiatan dimaksud dan tentu bermanfaat bagi masyarakat,” ungkapnya.

Kepala Dinas PPAMD Amon Sormin menyampaikan bahwa untuk pelaksanaan program dan kegiatan tahun 2020, yakni ada 5 program dan 20 kegiatan  dengan jumlah anggaran Rp 2.277.099.662,06 dengan realisasi sebesar Rp 1.739.640.949 atau sekitar 76,40%.

Ada 2 kegiatan yang tidak dapat dilaksanakan secara maksimal yakni  Penyediaan Administrasi Perkantoran yang disebabkan adanya transisi kepesertaan BPJS Kesehatan Pemerintah Desa dan kegiatan pembinaan TP-PKK kabupaten dimana karena adanya pandemi Covid-19 mengakibatkan tidak terlaksananya beberapa kegiatan TP-PKK. “Secara umum pelaksanaan program dan kegiatan selama tahun 2020 berjalan dengan baik,” sebutnya.

Program pemberdayaan masyarakat merupakan program prioritas untuk dilaksanakan baik itu pemberdayaan kelompok masyarakat, pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak. “Disisi lain juga dilaksanakan pendampingan kepada aparat pemerintah desa dengan tujuan agar birokrasi di desa yang sifatnya melayani dapat berjalan secara baik dan profesional,” jelas Sormin.

Sormin menjelaskan secara rinci yaitu beberapa kegiatan yang sudah dilaksanakan tahun 2020 untuk bidang perlindungan anak diantaranya sosialisasi perlindungan anak ke 16 desa, Pembentukan perlindungan anak terpadu berbasis masyarakat di 37 desa, serta pembentukan forum anak tingkat desa.

Untuk pemberdayaan perempuan diantaranya sosialisasi pencegahan kekerasan dalam rumah tangga di 15 desa, pembentukan focal point pengarusutamaan gender di setiap OPD, pembekalan ketua TP-PKK desa, monitoring pelaksanaan gotong royong dan perlombaan-perlombaan di desa.

“Kegiatan anggaran tahun 2021, Dinas PPAMD Samosir akan melaksanakan 7 program, kegiatan sebanyak 14 dan sub kegiatan sebanyak 31 dengan pagu anggaran Rp 7.047.869.726 yang sebagian besar anggaran ini adalah untuk pemberdayaan masyarakat,” tutup Sormin.

Mendengar penjelasan Kadis PPAMD, Komisi I DPRD Samosir menyampaikan beberapa masukan yaitu realisasi anggaran dapat lebih ditingkatkan dengan mengedepankan prinsip efisien dan efektif sehingga tercapai hasil yang diharapkan, peningkatan pemberdayaan masyarakat dengan pendampingan yang intens kepada kelompok-kelompok masyarakat, pendampingan kepada pemerintah desa agar pengelolaan dana desa dapat tepat guna, pengadaan pendidikan dan pelatihan untuk aparat desa,  peningkatan kualitas pelayanan, pelaksanaan kegiatan TP-PKK dapat tepat sasaran, pendampingan terhadap BUMDes, dan evaluasi atas peraturan desa dapat lebih ditingkatkan.

“Kiranya saran yang kami sampaikan menjadi pemacu semangat bagi Dinas PPAMD agar dapat bekerja dengan baik dan profesional,” himbau Saur Tua Silalahi.(Jbr)

 78 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *