Dukung 100 Hari Kerja Walikota, DPUPR Kebut Pemeliharaan Jalan Dengan Anggaran 1 M

PEKALONGAN, JAPOS.CO – Pemerintah Kota (Pemko) Pekalongan mulai lakukan perbaikan jalan berlubang. Hal tersebut merupakan program prioritas pada 100 hari kerja masa kepemimpinan Walikota dan Wakil Walikota Pekalongan Periode 2021-2026, salah satunya program tersebut yaitu mengebut melakukan penutupan  jalan berlubang yang dilakukan Dinas PUPR Kota Pekalongan di  ruas-ruas titik yang ada di kota tersebut.

Kepala DPUPR Kota Pekalongan melalui Kepala Bidang Bina Marga, Andry Martha ST MSi mengungkapkan bahwa dari bidang Bina Marga DPUPR terus mendukung program jalan tanpa lubang di Kota Pekalongan dengan mulai dilakukannya perbaikan-perbaikan melalui pengaspalan dan pemeliharaan jalan rusak di beberapa ruas titik kota yang menjadi kewenangan DPUPR Kota Pekalongan.

“Kami sudah menyiapkan tim dalam rangka pemeliharaan jalan ini, sejak awal sudah kami inventarisir kerusakan-kerusakan jalan yang terjadi saat ini yang diakibatkan karena beberapa faktor diantaranya curah hujan yang tinggi, cuaca yang tidak menentu, ditambah limpasan air dan genangan air di beberapa titik serta kendaraan-kendaraan yang membawa muatan berlebihan (overload),” terangnya saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, Senin (8/3/2021).

Pemeliharaan jalan ini, lanjutnya, merupakan wujud Pemko Pekalongan yang terus berupaya mewujudkan kemantapan jalan yang baik sebagai pendukung program 100 hari kerja masa kepemimpinan Walikota dan Wakil Walikota Pekalongan yang baru, HA Afzan Arslan Djunaid SE dan H Salahudin STP.

Andry menyebut, pasca banjir tinggi yang melanda hampir seluruh wilayah Kota Pekalongan, ada 17 titik ruas jalan yang mengalami kerusakan terparah dengan volume total 8000 meter persegi yang saat ini terus dikebut penyelesaiannya, diantaranya Jl Urip Sumoharjo, Gatot Subroto, Jl Diponegoro, Dharma Bakti, dan Karya Bakti, Medono.

Dalam pengerjaan pemeliharaan titik-titik ruas jalan yang rusak tersebut dianggarkan pengerjaannya yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Pekalongan senilai Rp 1 miliar.

Andri menambahkan, berdasarkan Surat Keputusan (SK) Walikota tanggal 6 Maret 2017, DPUPR Kota Pekalongan menangani jalan kota yang merupakan kewenangannya. Hal ini sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 34 Tahun 2006 bahwa penyelenggara jalan kabupaten/kota berada di kewenangan pemko, sedangkan jalan nasional DPUPR Kota Pekalongan tetap berkoordinasi dengan penyelenggaranya yang berwenang yaitu Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional melalui Satker 07.

“Kendala sekarang, memang sampai saat ini cuaca yang belum menentu, hujan masih terjadi dan masih adanya genangan air di titik kerusakan jalan tersebut, serta kepadatan arus. Sehingga, pengerjaan pemeliharaan jalan ini juga kami lakukan pada malam hari untuk menghindari kepadatan lalu lintas yang terjadi. Kerusakan jalan di 17 ruas titik dengan volume 8000 meter persegi ini dimungkinkan bisa saja bertambah lagi, mengingat curah hujan yang masih terjadi hingga saat ini,” pungkasnya.(Sofi)

 44 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *