Cegah Peredaran Narkoba, Lapas Ketapang Laksanakan P4GN

KETAPANG, JAPOS.CO – Guna pencegahan, pemberantasan dan peredaran narkoba, Kepala Divisi Pemasyarakatan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Kalimantan Barat, Suprobowati menginstsruksikan Lembaga Pemasyarkatan IIB (Lapas IIB) Ketapang agar meningkatkan kapasitas Petugas dan mendeteksi dini ganggunan keamanan di setiap Unit Pelaksana Teknis.

Lapas Ketapang dapat melaksanakan Pembinaan Fisik, Mental, Disiplin, dan Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) terhadap petugas Lapas.

Penerapan P4GN ini disampaikan Surpobowati ketika dia berkunjung tugas di Lapas IIB Ketapang, dalam apel bersama ke seluruh pegawai, pada Senin 8 Maret 2021.

“Kedisiplinan, Suri Tauladan dan Integritas pegawai harus dikedepankan dalam bertugas,” Kata Kalapas Ketapang Ali Imran mengutip ucapan Kanwil Kementerian Hukum HAM Kalbar pada media, Selasa (9/3).

“Kegiatan peningkatan kapasitas petugas di Lapas IIB Ketapang sangat diperlukan, dalam rangka pembersihan narkoba. Kami mencoba untuk menggiatkan penggeledahan dan berharap semua jajaran untuk bisa satu komitmen dalam melakukan Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN)”

“Kegiatan Pembinaan P4GN ini merupakan bagian dari komitmen Lapas Ketapang meningkatkan disiplin petugas Lapas Ketapang guna mewujudkan lingkungan Lapas Ketapang yang Zero Halinar (Handphone, Pungli, dan Narkoba),” lanjutnya.

Ali Imram juga menyampaikan ucapan terima kasih terhadap Kepala Divisi Pemasyarakatan dan Tim dari Kanwil atas dukungan dalam rangka pembersihan dan menjaga Lapas Ketapang Zero Halinar.

Dia juga berkeyakinan, bimbingan yang diberikan olehi Kanwil dan penguatan kapasitas petugas dari Kepala Divisi Pemasyarakatan, profesionalitas petugas di Ketapang akan lebih meningkat dari sebelumnya.

Kegiatan dilanjutkan dengan In House Training tentang penggeledahan kamar hunian Warga Binaan Pemasyarakatan di Lapas Kelas IIB Ketapang dan diakhiri dengan pemusnahan barang hasil razia.

Satops Patnal Dikukuhkan

Untuk membentuk karakter Petugas Pemasyarakatan, Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Ketapang mengukuhkan Tim Satuan Operasional Kepatuhan Internal Pemasyarakatan (Satops Patnal), Senin (8/3).

Pengukuhan tersebut berdasarkan atas dasar Tata Nilai Kami PASTI (Profesional, Akuntabel, Sinergis, Transparan dan Inovatif), guna mewujudkan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) di lingkungan Lapas Kelas IIB Ketapang.

“Kami akan manfaatkan secara maksimal Satops Patnal ini. Tim akan menjadi motor bagi rekan-rekan lain dan diharapkan berjalan baik sesuai dengan pedoman,” ujar Kalapas Ali Imran.

“Mudah-mudahan pula pelanggaran di Lapas Ketapang dapat di minimalisir atau bahkan bisa dihilangkan. UPT Ketapang siap berkomitmen, siap untuk mendukung, dan siap melaksanakan apa yang menjadi intruksi dari Pimpinan,” tambahnya.

Pada saat upacara pengukuhan tersebut, Ali Imran juga menyampaikan bahwa Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkum HAM Kalbar, Suprobowati menghimbau, Tim Satops Patnal nantinya dapat menjadi Rol Model bagi petugas pada Unit Pelaksana Teknis yang lain.

“Seluruh petugas harus tertib, disiplin dan cerdas dalam melakukan pekerjaanya. Tim Satops Patnal yang dikukuhkan ini dapat menjadi Roll Model sehingga terjadi perubahan dengan cepat. Tidak sebatas perubahan dari pimpinan, namun dikikuti oleh bawahan. Bebas dari pungli dan bebas dari korupsi,” tutur Ali Imran.

“Dari pintu satu hingga kedalam blok hunian WBP harus terpantau oleh Tim Satops Patnal. Sehingga, apabila terjadi masalah, Kepala UPT bisa memberikan suatu kebijakan dan mencari solusi terbaik. Khusus pemberantasan narkoba, saya berharap betul-betul diawasi secara seksama dan tidak ada lagi pungutan liar,” pungkasnya.

Kegiatan pengukuhan itu selain jajaran petugas Lapas IIB Ketapang, dihadiri juga, Surianto selaku Kepala Bidang Pelayanan Tahanan, Rehabilitasi, Pengelolaan Basan Baran dan Keamanan Kanwil Kalbar, La Ode M Muhamad Marsul selaku Kepala Sub Bidang Bimbingan dan Perlindungan Anak, dan Zainal Ariefin sebagai Sub Bidang Pelayanan Tahanan, Perawatan Kesehatan dan Rehabilitasi.(Har)

 665 total views,  2 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *