Oknum Kepsek SDN Jati 07 Diduga Gunakan Dana BOS TA 2019 Untuk Keperluan Pribadi

JAKARTA, JAPOS.CO – Oknum kepala sekolah (kepsek) Sekolah Dasar Negeri (SDN) Jati 07 Kecamatan Pulogadung, Jakarta Timur, Jakarta, diduga menggunakan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) tahun anggaran 2019 untuk keperluan pribadi.

Pasalnya, saat dikonfirmasi mengenai anggaran dana BOS TA 2019 yang jumlahnya mencapai ratusan juta rupiah, dari item anggaran untuk pembelian barang dan jasa di sekolah ini misalnya, realisasinya dipertanyakan, misalnya:

  1. Pembelian 1 unit Freezer Rp 6.802.060 TW I (CV Karya Muda Utama).
  2. Pembelian 3 unit Dynamic Microphone Rp 1.674.800.
  3. Pembelian 4 unit Laptop Intel core i3 TW 2 Rp 34.419.000 (PT Raya Kanahaya Rabbani)
  4. Pembelian Speaker 1 set TW 2 Rp 27.844.000 (CV Ardhana Adinegara)
  5. Pembelian 1 unit monitor TV 32 inchi TW3 Rp 3.197.300 (PT Raya BB Kanahaya Rabbani)
  6. Pembelian Dynamic Microphone TW 3 Rp 1.674.800 (CV Karya Muda Utama)
  7. Pembelian 1 unit Hard Disk TW 3 Rp 1.824.500 (CV Karya Muda Utama)
  8. Pembelian 1 unit Printer TW 4 Rp 5.724.000 (PT Raya Kanahaya Rabbani)
  9. Pembelian 1 unit Hard Disk 1TB Saya TW 4 Rp 1.824.500 (PT Raya Kanahaya Rabbani)
  10. Pembelian Dynamic Microphone TW 4 Rp 1.674.800 (CV Karya Muda Utama)
  11. Pembelian 1 unit Power amplifier 600W TW 4 Rp 14.694.000 (PT Raya Kanahaya Rabbani)
  12. Pembelian 10 unit White Board TW I Rp 5.617.233 (PT Raya Kanahaya Rabbani)

13.pembelian 4 unit white board TW 3 rp.2.003.947 (CV. Karya muda utama)

  1. Pembelian 2 unit Kipas Angin TW 3 Rp 4.295.5000 (PT Raya Kanahaya Rabbani)
  2. Pembelian 4 unit Kipas Angin TW 1 Rp 4.295.000 (CV Karya Muda Utama) dan
  3. Pembelian 1 unit Printer TW I Rp 4.110.800 (CV Karya Muda Utama).

Namun sangat disayangkan, Tugino selaku Kepala SDN Jati 07 tidak ada tanggapan, seakan tutup mata. Padahal sering kali diberitakan sebelumnya oleh media online.

Kepsek Tugino yang berusaha untuk selalu dihubungi guna konfirmasi terkait hal ini, hingga sekarang belum ada respon. Hingga pada Jumat, (5/3/2021) juga tidak berkenan memberi jawaban.

Sutrisno selaku Satuan Pelaksana (Satlak) Pendidikan Kecamatan Pulogadung yang dihubungi melalui sambungan telepon, (2/3/2021) juga enggan memberikan penjelasan.

Menyikapi dugaan penyalahgunaan dana BOS tersebut, Ketua Elemen Masyarakat Anti Korupsi (LSM LEMPAR-LH), Daniel Samosir dengan tegas meminta agar pihak Kepolisian dan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jakarta Timur segera memanggil Tugino selaku Kepala SDN Jati 07 Kecamatan Pulogadung Jakarta Timur karena, karena kepsek adalah sebagai orang yang bertanggung jawab terhadap semua anggaran dana BOS tersebut. “Tugino selaku Kepala SDN Jati 07 harus segera untuk diproses secara hukum,” katanya.

“Bila ditemukan dua alat bukti dan/atau sudah memenuhi unsur tindak pidana, maka yang bersangkutan (Tugino) dapat ditahan sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” tandasnya, Minggu (7/3/2021).(Amin)

 238 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *