Seleksi Terbuka Untuk Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Kabupaten Ciamis Diikuti Sebanyak 26 Peserta ASN

CIAMIS, JAPOS.CO – Dalam mengisi kekosongan Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Kabupaten Ciamis, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Ciamis menggelar seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ciamis Tahun 2021 bertempat di Aula BKPSDM Kabupaten Ciamis, Rabu, (03/03).

Kegiatan seleksi terbuka ini, menurut Sekda Ciamis, Dr. H. Tatang, mengingat adanya 7 kekosongan Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama dikarenakan pensiun dan mutasi dalam jabatan pimpinan tinggi pratama lain, Pemerintah Kabupaten Ciamis akan mengisi jabatan pimpinan tinggi pratama tersebut sesuai dengan ketentuan melalui seleksi terbuka. “Dalam konteks manajemen kepegawaian, para ahli hampir bersepakat bahwa unsur sumber daya manusia menjadi kunci utama dalam penentuan keberhasilan kinerja organisasi secara keseluruhan. Sumber daya manusia identik dengan potensi dan kemampuan yang dimiliki oleh setiap instansi Pemerintah. Hanya dengan SDM aparatur yang berkualifikasi paripurna, tugas pelayanan masyarakat dan pembangunan yang dijalankan akan berjalan secara lebih akseleratif, efektif, efisien, serta sesuai harapan masyarakat,” terang H. Tatang.

Kepala BKPSDM Kabupaten Ciamis, Dra. Hj. Yeyet Trisnayati Trisno, dalam laporannya mengatakan, tujuan uji kompetensi seleksi jabatan pimpinan tinggi pratama bertujuan untuk menjaring calon pimpinan jabatan pimpinan tinggi pratama yang memiliki integritas, kompetensi dan berkinerja yang baik. “Adapun 7 formasi jabatan pimpinan tinggi pratama yang kosong akibat pensiun, promosi, pembentukan organisasi perangkat daerah baru dan penataan jabatan pimpinan tinggi pratama melalui rotasi/mutasi antar pejabat pimpinan tinggi pratama, antara lain yaitu Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Kepala Dinas Perhubungan, Staf Ahli Bidang Administrasi dan Sumber Daya Manusia, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Dinas Sosial, dan Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, “ kata Hj. Yeyet.

Uji kompetensi ini, tandas Hj. Yeyet, meliputi 2 tahapan, pertama dengan metode wawancara, penulisan dan pengujian makalah, analisis rekam jejak oleh panitia seleksi. Sementara metode kedua, yaitu dengan wawancara kompetensi, kuisioner kompetensi dan metode role playing yang dilaksanakan oleh assessor dari Universitas Padjajaran. “Kegiatan tes uji kompetensi ini akan dilaksanakan selama 2 hari yaitu Rabu (3/3) dan Kamis (4/3),” tandasnya. (Mamay)

 

 74 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *