Polda Riau Ungkap Kasus Narkoba 40 Kg Sabu dan 50.000 Butir Ekstasi

PEKANBARU, JAPOS.CO – Polda Riau melalui Ditresnarkoba melakukan penangkapan dan mengungkap barang haram Narkoba di wilayah riau.

Hal tersebut diungkapkan Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setia Imam Effendi S.H, S.I.K  M.SI di dampingi Dirresnarkoba Kombes Pol Victor Siagian, Kabid Humas Kombes Pol Sunarto, Kabid PP Bea&Cukai Agung dalam keterangan pers, Jumat (5/3).

“Pada hari jumat 26-februari 2021 Tim mendapatkan informasi bahwa akan ada Narkotika jenis Sabu dan Pil Ekstasi masuk ke wilayah Tenggayun dan Api-Api atau Sepahat dari Malaysia,”  jelasnya.

“Berdasarkan Info tersebut Tim segera melakukan penyelidikan dan mendapat petunjuk beberapa nama dan bagaimana cara narkotika jenis sabu tersebut masuk ke wilayah Indonesia tepatnya di desa Tenggayun,” lanjut Agung.

Menurutnya, setelah 4 hari melakukan penyelidikan baik di darat maupun dilaut tepat hari Senin tanggal 01 Maret 2021 sekitar pukul 22.00 wib maka tim berjaga-jaga diwilayah pantai Jangkang, ternyata target mengetahui telah diintai dan melarikan diri dari tepi pantai, karena lokasi hutan dan rawa tim kehilangan jejak dan masuk ke wilayah- hutan Tenggayun, setelah berada dalam hutan lebih kurang 3 jam, tim mendapat 2 orang yang mencurigakan dan setelah diintrogasi mengaku bernama RS dan NZ, dari ke 2 orang ini mengaku memang benar menyimpan narkotika dalam jumlah besar, namun tim belum menemukan barang bukti narkotika jenis sabu dan ekstasi, tim mencari tersangka lain dan menemukan tersangka an. SAI dan ED dan kemudian akhirnya menemukan tersangka HR, dan dari saudara HR baru tim menemukan barang bukti Narkotika jenis Sabu dan pil Ekstasi.

Dari pengakuan HR maka disebut nama saudara YS (lari saat penangkapan awal) dan SP (lari saat penangkapan awal) teman tsk menjemput BB ditepi pantai. Tsk HR bekerja dibawah kendali saudara BU (DPO) dan ED (DPO) dan dari introgasi awal bahwa semua tersangka disuruh oleh sdr ED. Tambah Kapolda

Hasil Interogasi Tersangka HR sudah tiga kali melakukan TP narkoba sebagai penerima barang dari luar Negeri (Malaysia), Tsk HR diupah sebanyak Rp. 4.000.000 (empat juta rupiah) sekali kerja dan dikasih Narkotika jenis Sabu oleh ED als TK, Tsk NZ diupah sebanyk Rp. 500.000 (lima ratus ribu rupiah), Tsk RS, NX, SAI, Ed adalah orang suruhan ED als TK sebagai mata – mata atau sapu air dilapangan dan diupah jika berhasil dengan Narkotika jenis Sabu dan di janjikan sejumlah apabila telah diterima pembeli.

Tempat Kejadian Perkara: Desa Tenggayun Kecamatan Bukit Batu Kabuaten Bengkalis.

Tersangka HR, Laki – laki, 37 thn, Jl. Raya Tenggayun Kecamatan Bandar Laksamana Kabupaten Bengkalis, RS, Laki – laki, 25 thn, Jl. Raya Tenggayun Kecamatan Bandar Laksamana Kabupaten Bengkalis, NZ, Laki – laki, 34 thn, Jl. Raya Tenggayun Kecamatan Bandar Laksamana Kabupaten Bengkalis, SAI, Laki – laki, 34 thn, Jl. Raya Tenggayun Kecamatan Bandar Laksamana Kabupaten Bengkalis, JUM, Laki – laki, 31 thn, Jl. Raya Kecamatan Tenggayun Bandar Laksamana Kabupaten Bengkalis.

Barang bukti yang berhasil diamankan: 40 (empat puluh) Bungkus Narkotika jenis Sabu ±40 Kg 2. 10 Bungkus pil ekstasi dengan jumlah ±50.000 butir, 2 (dua) unit hp android, 1 (satu) unit hp samsung lipat,1 (satu) unit sp motor honda beat, 2 (dua) tas plastik dan 1 tas Baju warna hitam.

Pasal yang disangkakan bagi pelaku sebagaimana diatur dan diancam Pasal 114 Ayat (2) Jo Pasal 112 ayat (2) UU RI NO 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan Ancaman Hukuman mati atau penjara paling singkat 5 tahun dan maksimal 20 tahun.(AH)

 

 

 145 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *