Penyuluhan Edukasi Memahami Gejala Anemia Terhadap Remaja Dipandang Sangat Penting

CIAMIS, JAPOS.CO – Dalam rangka memberikan edukasi terhadap generasi remaja, Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Ciamis menggelar penyuluhan mengenai edukasi deteksi dini dalam masalah kesehatan pada remaja, Jum’at (26/2) bertempat di Gor Kelurahan Sindangrasa Kecamatan Ciamis.

Kepala Bidang Dalduk Penyuluhan dan Penggerakkan Keluarga Berencana, Ir. Djafar Shiddiq, M.Si, mengungkapkan bahwa tujuan penyuluhan tersebut salah satunya memahami gejala anemia terhadap remaja. “Oleh sebab itu pembinaan terhadap kampung KB harus dilakukan secara berkelanjutan, dengan melibatkan lintas sektor. Maksud dari penyuluhan ini untuk mengedukasi remaja mengenal kondisi tubuhnya, hal ini penting dilakukan untuk membentuk dan mempersiapkan usia para remaja menjadi masyarakat bersumber daya yang sehat dan berkualitas bebas anemia kedepannya, “ ungkap Djafar.

Dijelaskan  Djafar, pembinaan kampung KB Bunga Tanjung ini dilaksanakan selama 5 hari dari mulai Senin (22/2) sampai dengan Jum’at (26/2) dengan meliputi pembinaan rutinan yang meliputi pembinaan terhadap Pokja Kampung KB, Pengurus Kampung KB, sosialisasi pencegahan stunting, pembinaan terhadap kelompok bina keluarga balita (BKB), pembinaan terhadap kelompok Bina Keluarga Remaja (BKR), dan terakhir yaitu pembinaan terhadap kelompok PIK-R Bunga Tanjung, “ jelasnya.

Sementara itu dosen tetap Prodi D3 Kebidanan Resna Litasari, M.Tr Keb selaku narasumber pada kegiatan tersebut mengatakan, bahwa penyuluhan edukasi memahami gejala anemia terhadap remaja dipandang sangat penting, mengingat banyaknya ketidak pedulian remaja terhadap pola asupan makanan yang sering di konsumsi. “Ya, penyakit anemia ini kan penyebabnya karena makanan yang kurang sehat, apalagi mengingat dampak bahayanya yang baru akan dirasakan dalam jangka waktu yang panjang, itu akan berbahaya terutama bagi para kaum perempuan yang akan mengganggu terhadap kesehatan janin”. kata Resna.

Landasan utama penyuluhan ini, tandas Resna, adalah masih kurangnya kesadaran masyarakat terutama generasi remaja dalam memperhatikan pola asupan makanan yang bergizi dan pil penambah darah agar terhindar dari anemia. (Mamay)

 

 

 

 

 

 

 

 126 total views,  2 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *