TMMD Tahap Pertama Dukung Percepatan Pembangunan Pemerintah di Daerah Terisolir

KAJEN, JAPOS.CO – Tentara Manunggal Membangun Desa(TMMD ) Sengkuyung Tahap I tahun 2021 “dengan tema wujud Sinergi Membangun Negeri  tetap digulirkan meskipun ditengah pandemi Covid-19. Ini  merupakan bentuk kepedulian TNI dan kolaborasi dengan masyarakat luas melalui program-program fisik maupun non fisik.

TMMD Sengkuyung tahap I kali ini berada di Desa Kebonrowopucang Kecamatan Karangdadap Kabupaten Pekalongan Jawa Selasa, waktu setempat, Selasa (2/3/2021).

Hadir dalam pembukaan TMMD tersebut Wakil Bupati Pekalongan Dandim 0710 ,Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan beserta Para Unsur Forkopimda,Pj. Sekretaris Daerah Kab. Pekalongan, Para Staf Ahli Bupati,Para Asisten Sekda,Kepala Pengadilan Agama Kab. Pekalongan,Kepala OPD terkait,Forkopimcam Karangdadap, Kepala Desa Kebonrowopucang dan Tokoh Masyarakat Desa Kebonrowopucang.

Menurut Wakil Bupati Pekalongan, Arini Harimurti  mengatakan,TMMD Sengkuyung tahap  I Tahun Anggaran 2021 bagian dari  wujud nyata yang dilakukan TNI.

“Kegiatan TMMD ini merupakan wujud nyata Bhakti TNI yang dilaksanakan secara terpadu dan lintas sektoral antar Kementerian, Pemerintah Daerah serta Komponen Masyarakat sebagai upaya mendukung pemerintah dalam rangka percepatan pembangunan di wilayah tertinggal, terpencil/ terisolir serta diharapkan akan meningkatkan kesejahteraan rakyat,” ungkapnya.

Menurutnya, TMMD merupakan bagian dari cara merawat dan mengikat kebersamaan untuk mengatasi persoalan-persoalan bangsa.

“Seperti dimasa pandemi ini perlu peningkatan kesadaran, ketanggapan, kepedulian kita bersama khususnya untuk membantu pemerintah dalam mengedukasi tentang pencegahan dan pemutusan mata rantai penyebaran Covid-19 di lingkungan sekitar karena hal ini tidak mungkin hanya mengandalkan peran pemerintah pusat saja, TNI/Polri saja, atau Pemerintah Daerah saja. Semua harus bersama sama, bersinergi serta bekerjasama,” tutur Wabub Kabupaten Pekalongan tersebut.

Sementara itu,Dandim 0710 Pekalongan Hamongan Lumban Toruan,menuturkan TMMD merupakan program kerja terpadu dan berkelanjutan  antara TNI, Polri, Kementerian/Lembaga Pemerintah Non Kementerian (LPNK) yang mensinergikan program masing-masing instansi untuk membantu meningkatkan percepatan pembangunan di daerah-daerah, sehingga meningkatkan taraf hidup masyarakat.

“Kriteria sasaran berupa daerah pedesaan khususnya daerah yang tergolong tertinggal/miskin, terisolasi/terpencil, daerah perbatasan dan daerah kumuh pemukiman serta daerah lain yang terkena akibat bencana,” terangnya

Dikatakan,sasaran dalam Kegiatan TMMD saat ini meliputi pekerjaan pengaspalan jalan Vol panjang 790 meter lebar 3 meter serta membuat jembatan Vol Panjang 6 meter Lebar 4 meter, pemasangan Bronjong  volume Panjang  24 meter  tinggi 2.5 meter  seta pembuatan Plat Dekker panjang 4 meter.

“Pelaksanaan TMMD ini tidak hanya sasaran fisik saja tapi juga diimbangi dengan pencapaian sasaran non fisik berupa penyuluhan tentang Wasbang oleh kodim, penyuluhan Kawasan rumah pangan lesteri dari Dinperpa, penyuluhan kamtibmas dari Polres, pelatihan ketrampilan Keluarga, penyuluhan Kesehatan tentang bahaya Covid-19 dan penyuluhan lainnya,” tandasnya.(Sofi)

 

 48 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *