Siaga Karhutla di Kayong Utara, Kapolres Tinjau Lokasi Kebakaran

SUKADANA, JAPOS.CO – Sekitar 1 hektar hutan pinus dan semak-belukar telah terbakar pada Senin 1 Maret 2021. Letaknya berada di Dusun Penyekam Desa Pemangkat Kecamatan Simpang Hilir Kabupaten Kayong Utara, Kalimantan Barat atau 1,5 kilometer dari jalan provinsi Sukadana-Teluk Batang.

Aparat Kepolisian Kayong Utara dipimpin Kapolres AKBP Bambang Sukmo Wibowo (BSW) langsung ke lokasi kejadian saat mengetahui bencana tahunan tersebut terjadi.

“Kejadian kebakaran diketahui tanggal 1 Maret 2021 kemarin sekitar pukul 10.30 Wiba. Diperkirakan areal yang terbakar mencapai 1 hektar,” ujar Kapolres, Selasa (2/2/2021).

Dituturkan Kapolres, ia bersama sejumlah anggota Kepolisian, anggota TNI, kepala desa serta personil BPBD Kayong Utara harus berjalan kaki sejauh 1,5 kilometer atau sekitar 30 menit untuk mencapai tempat kejadian.

Areal yang terbakar dipenuhi rumput ilalang kering, terdapat juga banyak pohon pinus serta tanaman sawit milik masyarakat setempat.

Pihaknya, lanjut BSW masih menghitung kerugian sementara akibat musibah kebakaran ini. “Data sementara kerugian 5 sampai 10 juta. Kami bersama tim sudah melakukan tindakan pertama dengan memadamkan api dan olah TKP,” katanya.

BSW menghimbau pada masyarakat bertempat tinggal berdekatan dengan kawasan hutan atau areal yang mudah terbakar untuk selalu waspada dan hati-hati.

“Terpenting agar masyarakat tidak melakukan tindakan atau perbuatan yang dapat memicu terjadinya kebakaran hutan dan lahan,” katanya.

Untuk diketahui, sejak 19 Februari 2021 Pemkab Kayong Utara telah memutuskan Kayong Utara berstatus siaga bencana kebakaran hutan dan lahan (siaga Karhutla). Penetapan ini agar BPBD bersama OPD dan lembaga terkait dapat mengambil tindakan pencegahan ataupun antisipasi dampak Karhutla.

“Agar tidak berdampak luas dan tidak mengalami kerugian besar kita harus bersatu, bergerak cepat melakukan monitoring rutin, meningkatkan frekuensi patroli dan pemeriksaan lapangan,” kata Citra Duani, Kamis (25/2/2021) di Pontianak saat mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Penanggulangan Karhutla bersama gubernur, bupati serta pihak terkait.(Dins)

 185 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *