Sidang Perdana Korupsi Jembatan WFC Kampar Digelar di PN Pekanbaru

PEKANBARU, JAPOS.CO – Pengadilan Negeri Pekanbaru menggelar sidang Perdana Kasus Koropsi Pembangunan Jembatan Water Front City (Kota Tepi Laut) Kab. Kampar yang diduga merugikan keuangan negara sebesar Rp 50 miliar, hari ini Kamis (25/02/2021)

Dua terdakwa dalam kasus Dugaan koropsi Pembangunan Jembatan WFC Dinas PUPR Kampar yang dilimpahkan oleh Jaksa Penuntut KPK Kepengadilan Negeri Pekanbaru, adalah Adnan, Selaku Pejabat Pembuat Komotmen (PPK) dan sekaligus Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan PPTK kegiatan pembangunan Jembatan WFC dengan momor perkara 10/Pid.Sus-TPK/2021/Pengadilan Negari Pekanbaru, perkara ini dilimpahkan oleh Jaksa KPK kepada PN pekanbaru Kamis, 18 Feb, Nomor B-114/tut. 01.10/24/02/2021.

Terdakwa kedua adalah atas nama I Ketut Suarbawa. Suarbawa selaku Menejer Divisi I PT. Wika. Persidangan dimulai pada pukul 09 Wib. Dengan Agenda Pembacaan Dakwaan. Dakwaan dibacakan secara bergantian oleh Jaksa Penuntut KPK, Ferdian nugroho. SH dan jaksa lainnya, Sidang pembacaan dakwaan dipimpin Hakim Lilin Herlina.

Dalam kutipan dakwaan yang dibacakan, ADNAN selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) sekaligus Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan pada Pengadaan dan Pelaksanaan Pekerjaan Pembangunan Jembatan Water front City Multy Years tahun anggaran 2015-2016 diangkat berdasarkan Surat Keputusan Kepala Dinas Bina Marga dan Pengairan Kabupaten Kampar Nomor 821/BMP-SET/44 tanggal 5 Januari 2015 dan Keputusan Kepala Dinas Bina Marga dan Pengairan Kabupaten Kampar Nomor 821/BMP-SET/463 tanggal 7 Maret 2016, Bersama-sama dengan JEFRY NOER selaku Bupati Kampar periode tahun 2011 s.d. 2016, INDRA POMI NASUTION selaku Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Pengairan Kabupaten Kampar,

Selanjutnya, I KETUT SUARBAWA selaku Manajer Divisi Operasi 1 Sipil Umum 1 PT. Wijaya Karya(Persero), Tbk. yang selanjutnya disebut PT Wika selaku pelaksana Pekerjaan Pembangunan Jembatan Waterfront City Multi Years pada Dinas Bina Marga dan Pengairan Pemerintah Kabupaten Kampar Tahun Anggaran 2015-2016 berdasarkan Kontrak Nomor : 02/SPKKHS/PPK-JMBT

Pelaksanaan Pekerjaan Pembangunan Jembatan Waterfront City Multy Years tahun anggaran 2015-2016 yang diangkat berdasarkan Surat Keputusan Kepala Dinas Bina Marga dan Pengairan Kabupaten Kampar Nomor 821/BMP-SET/44 tanggal 5 Januari 2015 dan Keputusan Kepala Dinas Bina Marga dan Pengairan Kabupaten Kampar Nomor 821/BMP-SET/463 tanggal 7 Maret 2016, bersama-sama dengan JEFRY NOER selaku Bupati Kampar periode tahun 2011 s.d. 2016, INDRA POMI NASUTION selaku Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Pengairan Kabupaten Kampar,   I KETUT SUARBAWA selaku Manajer Divisi Operasi 1 Sipil Umum 1 PTWijaya Karya(Persero), Tbk. yang selanjutnya disebut PT Wika(dilakukan penuntutan secara terpisah)sertaselaku pelaksana Pekerjaan Pembangunan Jembatan Waterfront City Multi Years pada Dinas Bina Marga dan Pengairan Pemerintah Kabupaten Kampar Tahun Anggaran 2015-2016 berdasarkan Kontrak Nomor : 02/SPKKHS/PPK-JMBT

Pada tahun 2012, JEFRY NOER selaku Bupati Kampar meminta kepada CHAIRUSSYAH selaku Kepala Dinas Bina Marga dan Pengairan Pemerintah Kabupaten Kampar untuk membuat desain Jembatan Bangkinang Waterfront City yang akan menjadi ikon Kabupaten Kampar, terkait hal tersebut JEFRY NOER juga meminta bantuan TANTIAS WILIYANTI selaku Direktur Utama PT ADHIKARA MITRA CITRA perusahaan konsultan perencana yang sebelumnya melakukan pekerjaan Review Masterplan Kawasan Water Front City untuk membantu CHAIRUSSYAH.

Surat Perjanjian Kontrak Kegiatan Perencanaan Pembangunan Jembatan Paket: Perencanaan Jembatan Rangka Water Front City Bangkinang Nomor 23/050/BMP/KONT PRC/X/2012 tanggal 5 Oktober 2012 dengan nilai kontrak Rp. 580.690.000,00(lima ratus delapan puluh juta enam ratus sembilan puluh ribu rupiah)dan jangka waktu pelaksanaan 90 (sembilan puluh) hari dengan ruang lingkup pekerjaan membuat desain dan menghitung estimasi biaya pembangunan jembatan selanjutnya karena alasan waktu yang tidak cukup maka atas kontrak tersebut dilakukan addendum sebanyak satu kali dengan kontrak Nomor:57/050/BMP/ADD1/KONT-PRC/X/2012 tanggal 23 Oktober 2012dengan nilai kontrak Rp.

576.785.000,00(lima ratus tujuh puluh enam juta tujuh ratus delapan puluh lima ribu rupiah) dengan jangka waktu pelaksanaan selama 70 (tujuh puluh) hari;
Bahwa meskipun PT DIMIANO KONSULTAN berdasarkan proses lelang telah ditetapkan sebagai konsultan perencana untuk pembangunan jembatan Waterfront City, akan tetapi senyatanya PT DIMIANO KONSULTAN hanya dipinjam benderanya saja sedangkan yang melaksanakan pekerjaan tersebut adalah TANTIAS WILIYANTI.

Engineer Estimate(EE) senilai Rp110.656.514.000,00(seratus sepuluh milliar. Kemudian Pembangunan Jembatan Waterfront City diajukan kepada Gubernur Provinsi Riau melalui JEFRY NOER selaku Bupati Kampar dengan nilai anggaran yang diajukan sebesar Rp117.000.000.000,00(seratus tujuh belas miliar rupiah), pada tahun 2013, akan tetapi Pemerintah Provinsi Riau hanya bisa menyediakan anggaran sebesar Rp17.000.000.000,00 (tujuh belas miliar rupiah)

Kemudian tahun 2015, dengan total anggaran yang disediakan adalah sebesar Rp131.000.000.000,00(seratus tiga puluh satu miliar rupiah) dengan alokasi anggaran sebesar Rp130.000.000.000,00 (seratus tiga puluh miliar rupiah) untuk pembangunan jembatan dan sebesar Rp1.000.000.000,00(satu miliar rupiah) untuk pengawasan teknis. (Tun)

 

 154 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *