Puluhan Pelaku IKM Mendapat Pembinaan dari DKUKMP Kabupaten Ciamis

CIAMIS, JAPOS.CO – Pemerintah Kabupaten Ciamis melalui Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan (DKUKMP) Kabupaten Ciamis, melakukan kegiatan Sosialisasi Sistem Informasi Industri Nasional (SIINas) yang diikuti oleh puluhan pelaku industri bertempat di Gedung Dekopinda, Rabu (24/02).

Kepala Dinas KUKMP, David Firda, SH,MM melalui Sekdis DKUKMP, Dadan Wiadi ST, MT.MMG menjelaskan bahwa Sistem Informasi Industri Nasional dapat didefinisikan sebagai suatu sistem informasi terpadu yang di dalamnya berisi data dan informasi tentang industri nasional. “Sistem ini akan digunakan oleh perusahaan, asosiasi industri, pengelola kawasan industri, pemerintah daerah, kementerian/lembaga terkait, masyarakat. Ruang Iingkup SIINas meliputi proses pengumpulan data,
pengolahan, hingga penyajian informasi. Salah satu metode pengumpulan data yang akan diterapkan adalah penyampaian laporan produksi secara online yang dilakukan
oleh perusahaan industri dan pengelola kawasan industri. Semua informasi dan data kedepan harus berbasis elektronik atau digital, dan harus diupload. ” jelasnya.

Sebagai timbal-balik, kata Dadan, perusahaan industri dapat bebas mengakses informasi industri yang disediakan oleh Kementerian Perindustrian, seperti informasi mengenai peluang pasar, regulasi, perkembangan ekspor-impor, dan lainnya. “Cara mengaksesnya terbilang sangat mudah, cukup dengan mencari di jejaring internet dengan alamat siinas.kemenperin.go.id lalu mendaftar dan ikuti arahan prosedurnya. Di Kabupaten Ciamis jumlah industri yang sudah terdaftar di SIINas pada tahun 2020 baru berkisar 12 industri. Ini artinya Pemkab Ciamis sudah menyampaikan dan tentu ini sudah berjalan, “ katanya.

Kembangkan Skala Pemasaran

Di hari kedua kegiatan, Kamis (25/2)  tindak lanjut sosialisasi program SIINas, Dinas KUKMP Kabupaten Ciamis melakukan sosialisasi kepada 40 orang pengusaha Industri Kecil dan Menengah (IKM) di Ciamis, masih di tempat yang sama di Gedung Dekopinda Ciamis. Kegiatan lanjutan ini bertemakan koordinasi, sinkronisasi, dan pelaksanaan pemberdayaan industri dan peran serta masyarakat (sosialisasi penguatan daya saing IKM).

Kabid Industri, DKUKMP Kabupaten Ciamis, Hj. Enok Kursilah, menggunggkapkan bahwa  kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan para pelaku usaha Industri Kecil dan Menengah  dalam hal manajemen usaha yang baik. “Selain itu juga untuk memperluas jaringan pemasaran produk daerah guna meningkatkan perdagangan antar daerah. Dan terakhir yaitu agar mendorong peningkatan mutu produk daerah sesuai dengan permintaan pasar dan meningkatkan daya saing produk daerah dalam menghadapi pasar global, “ ungkapnya.

Menurutnya, pada era globalisasi ini, setiap pelaku usaha harus mampu menciptakan inovasi dan kreativitas dalam usahanya, sehingga akan tetap eksis dan berdaya saing, khususnya dengan para kompetitor produk sejenis. “Ada beberapa faktor yang mempengaruhi terhadap daya saing industri kecil menengah (IKM) diantaranya yaitu peningkatan sumber daya manusia, akses permodalan, kualitas produk dan pemasaran. Maka dari itu perlu dilakukan sosialisasi, fasilitasi dan pembinaan terhadap para perajin dalam upaya meningkatkan daya saing melalui peningkatan kualitas, desain, kemasan, merk, dan juga pemasaran,” katanya.

Di hadapan para pelaku industri, Hj. Enok berharap, hasil dari sosialisasi ini selain meningkatkan daya saing produk juga sekaligus penguatan pasar yang pada akhirnya dapat meningkatkan perekonomian masyarakat. (Mamay)

 74 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *