Kasus Dugaan Korupsi Apl Tele Ditarik ke Kejati

SAMOSIR, JAPOS.CO – Kasus dugaan korupsi Hutan Tele secara resmi ditarik penanganannya oleh Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) dari Kejari Samosir.

Hal itu dibenarkan oleh Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Samosir melalui Kasi Pidsus Kejari Samosir Paul M Meliala SH ketika dikonfirmasi pada Senin, (22/2).

“Alasannya Kejati Sumut mengambil alih kasus ini karena kasus Korupsi Hutan Tele sudah dikategorikan kasus skala nasional, ditambah lagi bahwa kawasan Samosir sudah ditetapkan menjadi KSPN,” ujar Paul.

Sebutnya, dalam tim yang akan dibentuk Kejati Sumut juga akan dimasukkan jaksa penyidik dari Samosir yaitu Ris P Sigiro dan Aben Situmorang.

Dengan penarikan kasus ini ke Kejatisu dari Kejari Samosir dinilai Paul akan menambah keseriusan dalam penanganan kasus ini.

“Dokumen kasus dugaan korupsi Hutan Tele rencananya secara resmi akan diserahkan Kejari Samosir kepada Kejatisu pada Selasa, 23 Februari 2021,” tambah Paul.

Sebelumnya pada 14 April 2020, Kejari Samosir telah menetapkan 3 tersangka kasus korupsi Hutan Tele yaitu mantan Bupati Tobasa Sahala Tampubolon, mantan Sekda Tobasa Parlindungan Simbolon dan mantan Kepala Desa Partungko Naginjang yang juga eks Anggota DPRD Samosir Boluson Pasaribu.(Jbr)

 153 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *