Sekda Sidak ke Tempat Isolasi Pasien Covid-19 Wisma PKPRI

PANDEGLANG, JAPOS.CO – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pandeglang Pery Hasanudin melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) ke Wisma PKPRI yang saat ini menjadi tempat isolasi pasien Covid-19.

Dikatakan Pery, tujuan sidak ini guna mengecek kesiapan petugas di Wisma PKPRI. “Kita datang kesini mengecek kesiapan petugas, dan alhamdulillah semua lengkap dan selalu siaga,” ungkap Pery saat melakukan sidak ke PKPRI, Senin (22/2/2021).

“Kita juga memotivasi mereka (petugas), agar selalu semangat dalam melaksanakan tugasnya,” imbuhnya.

Menurut Sekda, pembiayaan untuk sewa gedung PKPRI ini tidaklah sedikit. Untuk itu ia berharap gedung ini dapat dimanfaatkan oleh masyarakat dalam memutus penyebaran Covid-19. “Jika ada yang positif isolasilah disini sehingga tidak menyebar kepada keluarga lainnya. Pemerintah menyediakan ini untuk dimanfaatkan oleh masyarakat,” lanjutnya.

“Disini (Wisma PKPRI) makan terjamin dan terkontrol karena ada petugas medis. Saya harap semua komponen terlibat, jika ada masyarakat yang positif silahkan isolasi disini,” sambungnya.

Masih kata Pery, untuk memutus penyebaran Covid-19, Pemda Pandeglang terus berupaya melakukan tindakan preventif dan kuratif. “Kita terus sosialisasikan agar prokes ditaati, melakukan pencegahan dan apabila ada yang terkonfirmasi kita sudah siapkan tempat isolasi khusus,” tandasnya.

Di tempat yang sama, Meti salah satu petugas medis yang bertugas di Wisma PKPRI mengatakan jika saat ini kurang lebih ada 9 orang yang sedang melakukan isolasi.

“Keseluruhan ada 87 orang yang sudah melakukan isolasi, sekarang tinggal 9 orang lagi,” kata Meti.

Dikatakan Meti, setiap hari pasien yang isolasi di Wisma PKPRI akan dicek kesehatannya. Dan kata dia, jika ada keluhan akan diberikan obat. “Makan kita berikan 3 kali sehari, kita juga terus berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan untuk perkembangan pasien Covid-19 yang sedang isolasi,” tutupnya.(Yan)

 102 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *