Program UMKM, Pedagang Warga Rusun Vinus Elok Blok A Merasa Terbantu oleh Koperasi Swara Seknas Sejahtera

JAKARTA, JAPOS.CO – Pemerintah melalui Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah memberikan bantuan uang tunai kepada pelaku Usaha Mikro dan Menengah (UMKM). Bantuan Presiden (Banpres) produktif ini berjumlah Rp 2,4 juta.

Bantuan tersebut dinilai sangat bermanfaat bagi pedagang kecil dimasa pandemi Covid-19 ini. Seperti diungkapkan Rolah salah satu warga Vinus Elok Blok A, seorang pedagang pecel ayam, bisa mengajak sesama pedagang untuk mendapatkan bantuan tersebut.

“Saya mendapatkan bantuan 2,4 juta rupiah dari presiden langsung pada saat itu ke istana pada tanggal 13 Juli 2020,” jelasnya kepada wartawan, Senin (21/2).

Atas bantuan tersebut, dirinya mengaku tersentuh karena bisa membantu pedagang keliling, pedagang yang tidak tersentuh untuk mendapatkan bantuan dan bertemulah dengan koperasi Swara Seknas Sejahtera (SSS) di bawah kepemimpinan Deitje W Mawuntu.

Merasa tergerak, kata Rolah akhirnya bersama teman-teman menghimbau para pedagang untuk mengajukan bantuan ke koperasi SS.

“Allhamdulillah bisa mengajukan melalui koperasi Seknas Sejahtera ini. Pedagang keliling yang sebelumnya benar-benar tidak terjamah dan tidak memiliki SKU untuk bantuan apapun, bisa mengajukan,” ungkapnya.

Dengan bantuan ini, kata Rolah sangat membantu masyarakat, khususnya dirinya apalagi dengan adanya covid seperti ini pendapatan sangat turun ditambah suami yang tidak lagi bekerja.

“Saya berterima kasih kepada Presiden Jokowi dan Ketua Koperasi Swara Seknas Sejahtera Deitje W Mawuntu telah membantu warga-warga disini untuk mendapatkan bantuan tanpa ada pengurangan sedikit pun saat pencairannya dari bank BRI,” terangnya.

Senada disampaikan Lira, seorang pedagang sayur yang juga mendapatkan bantuan dari pemerintah senilai 2,4 juta rupiah.

“Allahmdulillah dibantu koperasi SS banyak yang mendaptkan bantuan, tidak perlu repot-repot untuk mengurus SKU dan melalui koperasi SSS sangat mudah,” jelasnya.

Di kesempatan yang sama, Fatma warga rusun, pedagang minuman mengaku senang mendapatkan bantuan dari pemerintah.

“Saya senang banget mendapatkan bantuan, karena covid kemarin dagang sepi modal. Allhamdulillah, dengan daftar dan ajukan UMKM setelah cair ada modal kembali tanpa proses ribet,” ujar Fatma.

Sementara Ketua Koperasi Seknas Sejahtera Deitje W Mawuntu mengatakan, koperasi dibagi menjadi dua anggota, koperasi tetap yang memiliki hak dan kewajiban, dan UMKM ini masih kategori tidak tetap karena masih anggota binaan.

“Mereka masih kami tuntun, masih kami bantu usahanya, dimana kedepannya ada peningkatan dan lebih pada kesejahteraan pedagang itu sendiri,” terangnya.

Yang diharapkan, lanjut dia, hubungan dengan masyarakat. “Niat kami dalam hal ini membantu mereka, ada wadah banpres produktif disini. Mereka kan tidak tahu, tugas kami mensosialisasikan kepada mereka biar mereka tahu,” ungkapnya.

Lanjutnya, para warga tersebut tidak tahu caranya untuk mendapatkan bantuan sehingga dibimbing oleh teman-teman. “Dan akhirnya data mereka bisa masuk ke kami dan kami yang mengurusnya secara kolektif,” sambungnya.

Menurut Detje, koperasi sifatnya mengusulkan dan akhirnya diterima dan mendapatkan bantuan. “Jadi kami perpanjangan tangan dari pemerintah dalam mensosialisasikan program pemerintah,” katanya.(Red)

 829 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *