Oknum Kepala SDN Pulogadung 07 Diduga Lakukan Pungli

JAKARTA, JAPOS.CO – Dugaan pungutan liar (pungli) terjadi di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Pulogadung 07 Kecamatan Pulogadung Jakarta Timur, dengan alasan untuk penambahan vitamin bagi siswa padahal sudah jelas di sekolah tidak boleh ada pungutan apapun.

Di SDN Pulogadung 07 yang dinakhodai Fatmawati Siahaan, diduga ada pungutang liar terhadap siswa kelas 1 sampai kelas 6, dimana untuk Kelas 1A senilai Rp 195.000, Kelas 1B Rp 330.000, Kelas 2A Rp 100.000, Kelas 2B Rp 260.000, Kelas 2C Rp 240.000, Kelas 3A Rp 312.000, Kelas 3B Rp 270.000, Kelas 3C Rp 340.000, Kelas 4A Rp 150.000, Kelas 4B Rp 290.000, Kelas 5A Rp 230.000, Kelas 5B Rp 220.000, Kelas 6A Rp 220.000, Kelas 6B Rp 250.000, dan Kelas 6C Rp 250.000.

Saat awak media konfirmasi melalui pesan singkat WhatsApp kepada Fatmawati Siahaan selaku Kepala SDN Pulogadung 07 Kecamatan Pulogadung Jakarta Timur, Senin (22/2/2021), namun yang bersangkutan enggan merespon.

Sementara itu, Kasie Pendidikan Kecamatan Pulogadung, Sutrisno selaku Kepala Satlak Pulogadung yang dikonfirmasi melalui WhatsApp, juga enggan berkomentar. Anehnya, Sutrisno hanya membalas: “Wass wr wb. Mhn maaf saya sudah ketemu Bu Fatmawati….katanya tidak ada pungutan….dan kemarin Bu Fatmawati sudah klarifikasi ke Sudin tks,” sebutnya.

Lain hal Gunas Mahdianto selaku Plt Kepala Sudin Pendidikan Jakarta Timur 1 melalui pesan WhatsApp hingga kini belum ada jawaban.

Terkait ini, Ketua Umum LSM (LEMPAR-LH) Daniel Samosir saat dihubungi melalui telepon selulernya mengatakan, punggutan di sekolah sudah jelas dilarang sebagaimana tertuang dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 44 Tahun 2012 tentang pungutan dan sumbangan biaya pendidikan pada satuan pendidikan dasar.

“Saya pribadi mengecam praktek pungli terhadap dana bantuan siswa di sekolah dasar, bahkan saya mengatakan praktek seperti ini haram, apapun alasannya,” kata Daniel.(Amin)

 154 total views,  2 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *