Suasana Haru Iringi Pemakaman Prajurit TNI Korban Penembakan KKB

BANJAR, JAPOS.CO – Tembakan salvo menandai pemakaman Pratu (anumerta) Ginanjar Arianda di komplek pemakaman Taman Makam Pahlawan (TMP) Kusuma Bangsa, jalan Husen Kartasasmita Kota Banjar, Rabu (17/2). Proses pemakaman berjalan lancar dan khidmat. Bertindak sebagai inspektur upacara pemakaman Dandim 0613 Ciamis, Letkol CZI Dadan Ramdani, S.Sos, M.Ap. Pemakaman dihadiri pula oleh Wali Kota Banjar, Hj. Ade Uu Sukaesih, Kapolres Kota Banjar Polda Jabar, AKBP Melda Yanny, S.IK, MH serta sejumlah pejabat TNI/Polri dan unsur Forkopimda Kota Banjar

Dadan mengatakan pihaknya mewakili TNI menyatakan belasungkawa atas gugurnya Pratu Ginanjar. “Almarhum adalah prajurit setia terhadap bangsa dan negara. Ginanjar adalah sosok yang memiliki dedikasi tinggi terhadap tugasnya sebagai prajurit. Kami menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya atas kesetiaan almarhum terhadap bangsa dan negara,” kata Dadan.

Sementara itu raut kesedihan terlihat dari puluhan keluarga Ginanjar. Derai air mata pihak keluarga berkali-kali tumpah saat peti jenazah diturunkan ke liang lahat. Bapak kandung Ginanjar, Dede Anda, mengatakan meski berat namun pihaknya telah ikhlas melepas kepergian Ginanjar. “Tidak ada yang saya harapkan selain doa dari semuanya, doakan anak saya. Saya berharap pemerintah bisa segera menyelesaikan konflik di Papua. Cukup anak saya yang jadi korban. Saya harap pemerintah segera selesaikan masalah di Papua, jangan dibiarkan berlarut-larut,” kata Dede.

Dede menyatakan terima kasih kepada pihak TNI yang memfasilitasi kepulangan jenazah anak bungsunya tersebut. “Terima kasih kepada TNI dan semua pihak yang telah membantu,” kata Dede.

Almarhum Pratu Ginanjar merupakan anggota organik Yonif Raider 406/CK Brigif 4 Dipenogoro. Kemudian dia ditarik atau BKO untuk memperkuat Yonif Raider 400 Banteng Raider, sebelum akhirnya diterbangkan bertugas di Kabupaten Intan Jaya Papua. Almarhum gugur akibat luka tembak di bagian pinggang dan perut pada saat kontak senjata dengan KKB Papua. Markasnya yang terletak di Distrik Sugapa diserang KKB pada Senin (15/2) pukul 08.23 WIT. Almarhum sempat dievakuasi dengan helikopter ke Timika, namun dinyatakan meninggal.

Jenazah Almarhum tiba di rumah orang tuanya di Sumanding Wetan – Mekarsari Kota Banjar sekitar jam 1 dini hari, setelah sebelumnya diterbangkan menggunakan pesawat Batik Air dari Timika Papua menuju bandara Soekarnoa Hatta Cengkareng, dilanjutkan perjalanan darat menggunakan ambulance ke Kota Banjar.

Setelah pelaksanaan upacara pemakaman, Kapolres Kota Banjar mengatakan turut berduka cita sedalam-dalamnya atas gugurnya Pratu (Anumerta) Ginanjar Arianda. “Kami keluarga besar Polres Kota Banjar turut berbelasungkawa atas gugurnya Pratu (Anumerta) Ginanjar Arianda, putra daerah Kota Banjar yang gugur dalam tugas. Semoga Almarhum diterima di sisi Alloh SWT, Amiin, “ tandas Kapolres Kota Banjar. (Mamay)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 85 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *