Akui Tak Punya Anggaran, BPBD Sulit Distribusikan Air Bersih 

SUKADANA, JAPOS.CO – Badan Penanggungalangan Bencana Daerah (BPBD) Kayong Utara belum sanggup mendistribusikan air bersih ke warga yang mengalami krisis air di Kecamatan Simpang Hilir.

Meski memiliki 3 unit mobil tangki operasional, masalahnya, BPBD tak punya duit untuk melakukan kegiatan pendistribusian air ke warga.

Kondisi itu diakui Kepala BPBD Kayong Utara, Noorhabib menjawab pertanyaan soal ada tidaknya upaya BPBD membagikan air bersih bagi 12 desa di Kecamatan Simpang Hilir.

“Untuk saat ini kami hanya bersiap menghadapi kemungkinan terjadi kebakaran saja yang sudah ada di beberapa titik. Anggaran seperti itu (operasional) kami tidak ada,” tutur Noorhabib, Kamis (18/2/2021) siang lewat sambungan telepon.

Meski demikian, Ia sangat memahami persoalan yang terjadi. Tapi apa dikata, tetap dana juga yang diperlukan untuk membagikan air ke warga.

Dia mengatakan, masalah krisis air di kecamatan Simpang Hilir merupakan perkara langganan tahunan apabila musim kemarau tiba. Apalagi, sambungan pipa air dari Sukadana belum sepenuhnya dapat dinikmati warga di 12 desa itu.

Ia menjelaskan, saat ini sudah memiliki 3 unit mobil operasional tangki. 2 mobil khusus pemadam kebakaran dan 1 mobil dicadangkan mengatasi persoalan macam ini. (Dins). 

 

 355 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *