Heboh, Scurity Kantor BKD Mukomuko Ditemukan Sudah Tak Bernyawa

MUKOMUKO, JAPOS.CO – Pegawai Badan Keuangan Daerah (BKD) Kabupaten Mukomuko Provinsi Bengkulu, pada Senin (15/2) siang mendadak heboh. Penyebabnya, salah seorang petugas keamanan atau petugas jaga malam (scurity) bernama Eko Wiji Narno (52) ditemukan sudah tak bernyawa lagi di pos jaga kantor BKD Mukomuko.

Tubuh penjaga malam itu ditemukan sudah kaku di ranjang yang berada di kamar pos jaga kantor pemerintahan tersebut. Hal ini disampaikan Rayoansyah, salah seorang saksi mata.

Rayoansyah yang merupakan seorang Polisi Pamong Praja (Pol PP) ini mengatakan, sekira pukul 08.00 Wib ia tiba di pos jaga BKD Mukomuko. Ia sempat mencoba membuka pintu kamar menggunakan kunci. Namun pintu tidak bisa terbuka lantaran ada kunci lain terpasang dari dalam.

Saat itu ia belum menaruh curiga. Sebab ia berpikir ada petugas jaga malam masih tertidur lantaran begadang malam.

Beberapa kali, Pol-PP yang bertugas di kantor BKD itu mencoba menggedor pintu kamar, namun tidak ada respon sama sekali.

Kemudian salah seorang dari mereka mencoba mengintip dari luar. Terlihat Eko Wiji Narno tertidur namun tak bergerak.
“Kami langsung melapor pak Kaban (Kepala BKD Mukomuko, Agus Sumarman) Beliau merintahkan untuk dobrak saja pintunya. Setelah pintu berhasil didobrak, kami lihat, kondisi Pak Eko sudah kaku begitu. Kami dobrak pintu sekitar jam 10.45 Wib tadi,” terang Rayoansyah.

Tim Inafis Polres Mukomuko langsung melakukan pemeriksaan terhadap mayat petugas scurity kantor BKD Mukomuko itu. Petugas kepolisian tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh Eko.

“Kalau dari kasat mata kami, tidak ada tanda-tanda kekerasan. Tapi mayat harus dibawa ke RSUD Mukomuko untuk dilakukan visum guna memastikan penyebab kematian,” ujar KBO Reskrim Polres Mukomuko, Ipda Kurtani diwawancarai di Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Sekretaris BKD Mukomuko Kasimin SH mengatakan, malam Senin atau Minggu malam (14/2) sebenarnya bukan jadwal Eko Wiji Narno piket jaga malam. Akan tetapi, kata Kasimin, ia memang rutin ke kantor BKD walau tidak jadwal piket.
“Bahkan sudah sebulan lebih ini, ia sering tidur di pos jaga. Ada jadwal piket atau tidak, dia tetap ke kantor. Tidurnya ya di pos jaga itu,” ungkap Kasimin.

Ditambahkannya, BKD Mukomuko selama ini merekrut 9 orang petugas jaga malam. Dari 9 orang itu, setiap malam berjaga 5 orang dengan jadwal yang telah ditentukan Korlap. Status petugas jaga malam BKD ini merupakan pegawai honorer tetap.

“Pak Eko ini termasuk petugas jaga malam yang sudah lama mengabdi di BKD Mukomuko (atau sebutan sebelumnya),” demikian Kasimin.(JPR)

 241 total views,  2 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *