Deri: Angka Kemiskinan Menurun di Sawahlunto

SUMBAR, JAPOS.CO – Pemerintah Kota Sawahlunto gerakan berbagai program penanggulangan kemiskinan dengan baik dan sukses dengan bukti hadir nyata. Hal tersebut diungkapkan Walikota Sawahlunto Deri Asta kepada wartawan, Sabtu (13/2).

“Data angka penduduk kemiskinan yang dilaporkan BPS merupakan tolak ukur terhadap kinerja pemerintah penangulangan kemiskinan,” ungkap Deri Asta.

Meskipun sudah teradi penurunan angka kemiskinan, kata Deri Adta mengingatkan jajarannya dituntut lebih meningkatkan kinerja dalam menanggulangi kemiskinan.

Hal ini menjadi motivasi untuk terus berbuat dan bekerja mengurangi angka kemiskinan. Apa yang sudah dilakukan sebelumnya sudah berjalan lebih banyak dan nyata.

Kedepan,  lanjutnya kinerja lebih banyak lagi sehingga angka kemiskinan menjadi nol, harapan pemerintah kota Sawahlunto melalui Humas Wiza Anrita baru-baru ini.

Mengutip data BPS yang disampaikan, penduduk miskin tahun 2020 tetcatat 2,16 persen, sementara penurunan angka kemiskinan indeks mencapai 0,07 persen dan indeks terbawah kemiskinan 0,0 persen.

Di kesempatan yang sama Koordinator fungsi statistik neraca wilayah dan Analisis statistik BPS Sawahlunto, Des Evaria mengatakan penduduk miskin Sawahlunto turun 2,16 persen dan saat sebelumnya (2019) berada pada 2,17 persen.

“Konsep BPS mengukur angka kemiskinan  dengan kemampuan memenuhi kebutuhan dasar, kemiskinan di pandang sebagai ketidak mampuan di sisi ekonomi untuk memenuhi  kebutuhan dasar makanan yang diukur dari  sisi pengeluaran,” terangnya.

Penduduk yang rata -rata pengeluaran perkapita per bulan dibawah garis kemiskinan adalah penduduk miskin.Indek kedalaman kemiskinan Sawahluto sejak tiga tahun kebelakangan, tahun 2018 kemiskinan mencapai 2,27 persen, tahun 2019 ,tetcatat 0.23 persen tahun 2020 membaik 0,07 persen. (YET).

 

 75 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *