Tokoh Pemekaran Harap Wacana Bupati Naikan PAD di Eksekusi Cepat

SUKADANA, JAPOS.CO – Wacana Bupati Kayong Utara (KKU), Citra Duani untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah dari sektor kelautan masih perlu dipertanyakan. Pasalnya, hingga saat ini regulasi daerah berupa Peraturan Daerah (Perda) terkait pajak atau retribusi kelautan perikanan belum ada.

Hal ini terkonfirmasi dari sejumlah data bahwa KKU masih belum memiliki Perda terkait kelautan dan perikanan. Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) bersama DPRD di dorong untuk segera mewujudkan ucapan Kepala Daerah itu. Hal ini diungkapkan salah satu tokoh pemekaran Kabupaten Kayong Utara (KKU) sekaligus mantan anggota Dewan provinsi Kalimantan Barat, H Hamdani Adeni.

“Sebaiknya buat dulu Perda-nya jangan banyak berwacana. Dinas terkait harus cepat tanggap atas pemikiran Bupati Citra itu,” kata Hamdani Adeni, beberapa waktu lalu lewat sambungan telepon.

Menurut pria yang disapa Long Ham ini, wacana Bupati itu adalah sebuah pemikiran maju. Namun sayangnya, hal itu kurang di dukung oleh dinas terkait dalam mewujudkanya terutama soal Perdanya.

“Bagaimana mau meningkatkan Pendapatan Daerah jika dasar hukumnya tidak ada, bisa Pungli namanya, jadi payung hukumnya dulu wajib dibuat,” katanya.

Jika dianggap tak sanggup dan mampu, Long Ham meminta Bupati segera evaluasi para kepala dinasnya agar tujuan pemekaran dan pembangunan daerah dapat terlaksana.

“Beri target kerja yang jelas dan terukur pada tiap kepala dinas terutama dinas yang dipandang memiliki kewenangan sebagai sumber PAD disertai reward dan punishment,” usul Dia.

Sebelumnya, saat menerima kunjungan Komandan Lantamal-13 Pontianak, Brigjend TNI (Marinir) Andi Rukmana pada Rabu 20 Januari lalu, Bupati Citra pernah mengatakan akan mengurus izin ekspor hasil laut KKU.

Bupati menyebutkan, Kayong Utara sudah merugi  sekitar 1 trilyun tiap tahun dari hasil laut terutama dari perikanan.

“Rata-rata 15 ton cumi asal Karimata yang ditangkap dan diekspor. Namun Pemda, 1 persen-pun tidak mendapatkan retribusi yang masuk ke Kas Daerah sebagi Pendapatan,” kata Bupati saat itu.

Dihadapan Komandan Lantamal, Kepala Daerah memaparkan kondisi kelautan di daerahnya. Dimana kata Dia, Kayong Utara memiliki 103 pulau yang dihubungkan oleh laut, sehingga potensi pemasukan daerah sangat melimpah.

Ia juga mengatakan, sudah melakukan komunikasi dengan pihak Bea dan Cukai Pontianak untuk membantu mewujudkan pengurusan izin ekspor itu.

“Saat ini kita masih menggodok payung hukum agar PAD di sungai dan laut memberikan kontribusi besar dimasa mendatang,” kata Bupati.(Dins)

 

 

 

 355 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *