Pemkot Laksanakan Vaksinasi Covid-19 Tahap Pertama Untuk 10 Orang Pemimpin Daerah

PEKALONGANN, JAPOS.CO – Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan percepat vaksinasi Covid-19 yang semula akan dilaksanakan di bulan Februari maju di hari ini 25-28 Januari 2021.

Vaksinasi Covid-19 tahap pertama dilakukan di RSUD Bendan Kota Pekalongan. Dan pencanangan vaksinasi Covid-19 dilakukan kepada 10 orang pertama yaitu Wakil Walikota, Plt Ketua DPRD, Kapolres, Dandim, Kejari, Kadinkes, Kemenag, dan para pimpinan tokoh agama yang ada di kota Pekalongan.

“Kota Pekalongan mendapat alokasi vaksin dari provinsi Jawa Tengah sebesar 4.500 dosis vaksin untuk Nakes. Dan vaksin tersebut akan dicanangkan ke 10 orang pertama, yaitu para pimpinan Forkompimda dan tokoh agama yang ada di kota Pekalongan. Ini adalah pahlawan kita,” ungkap Walikota Pekalongan HM Saelany Mahchfudz, saat memberikan sambutan di hadapan para OPD dan Forkopimda di aula RSUD Bendan Kota Pekalongan, Senin (25/1/2021) waktu setempat.

Orang pertama pencanangan vaksin yaitu Wakil Walikota Pekalongan Afzan Arslan Junaid, mengaku tidak merasakan sakit, biasa saja saat disuntik maupun setelah disuntik vaksin Covid-19.

“Tidak merasa apa-apa, hanya kayak digigit semut saja, karena jarumnya kecil. Mudah-mudahan tidak ada pengaruh, memang dibutuhkan kondisi yang cukup prima untuk vaksin. Tadi pendaftaran kemudian ada screening total ada 16 item pertanyaan yang menyangkut tentang kesehatan kita kalau lolos kita vaksin,” ungkapnya.

Menurutnya, pencanangan vaksinasi Covid-19 ini sesuai dengan instruksi dari gubernur.

“Kita mulai dari pimpinan daerah dulu, kita tadi sudah lulus screening kemudian divaksinas,” ujarnya.

Pihaknya berharap, seluruh masyarakat bisa mendukung upaya untuk memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19 ini.

“Saya menghimbau seluruh warga masyarakat kota Pekalongan, ayo kita dukung vaksinasi ini sebagai bentuk upaya/ikhtiar agar kedepan penyebaran Covid-19 di Kabupaten Pekalongan bisa kita tekan. Dengan upaya vaksin yang kita lakukan mudah-mudahan kasus Covid-19 secara kumulatif bisa berkurang,” katanya.

Masyarakat juga diminta untuk tetap memakai masker, karena masih banyak yang belum membudayakan pakai masker. “Hari ini RSUD Bendan penuh untuk pasien Covid-19, kedepan semoga kesadaran masyarakat memutus mata rantai Covid -19 semakin tinggi,” tuturnya.

Sementara Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekalongan dr Slamet Budiyanto menyampaikan untuk tahap pertama penerima vaksin Covid-19 sebanyak 4.600 unit untuk tenaga kesehatan. Tahap II sasaran pelayan publik, ASN, TNI/Polri 4.055 dan tahap III masyarakat umum.

Berdasarkan jumlah penduduk Kota Pekalongan ada 300.010 jiwa dengan sasaran vaksinasi Covid-19 yang beruumur 18 tahun ke atas.

Masyarakat sebagai penerima vaksin dibagi beberapa katagori yaitu 3.596 rentan secara geospasial sosial dan ekonomi, 83.318 masyarakat umum dan pelaku ekonomi dan 27.336  masyarakat rentan lansia.

Lanjut dr Slamet, dalam pelaksanaan vaksinasi Covid-19 ini ada beberapa hal secara prinsip. “Kita disini menyiapkan 4 meja. Meja pertama untuk pendaftaran dan verifikasi data yang bersangkutan, meja kedua untuk screening termasuk di dalamnya pemeriksaan tekanan darah dan lain sebagainya, meja ketiga untuk eksekusi vaksinasi dan meja keempat untuk pencatatan dan reservasi setelah dilaksanakan vaksinanasi yang bersangkutan bisa istrihat antara 15 menit-30 menit, atau bisa 1 jam apabila terjadi KIPI (Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi),” terangnya.(Sofi)

 74 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *