Liburan Panjang di Masa Pandemi Covid-19, Objek Wisata di Tutup

BUKITTINGGI, JAPOS.CO – Bulan Desember merupakan hari libur sekolah yang dimulai dari tanggal 19-12-2020 sampai 3-1-2021. Proses belajar mengajar di negeri ini diliburkan, sebelumnya disaat liburan masyarakat di tanah air menikmati liburan panjang, istimewa lagi menghadapi akhir tahun.

Namun pada bulan Maret ditahun ini (2020) negeri ini dilanda dengan virus disease, virus Corona ( Covid -19) hingga dapat merenggut nyawa manusia hingga saat ini virus tersebut masih ada.

Pihak pemerintah Pusat hingga ke Daerah Provinsi Kabupaten/Kota, Kecamatan dan Kelurahan dan Nagari terus bergerak cepat menangani bahkan tim penangan penyebaran Covid-19 selalu berupaya melakukan sosialisasi bagaimana pencegahan dan penangan agar virus tidak menular kepada masyarakat.

Dalam hal ini pemerintah menghimbau anak sekolah mulai TK, Sekolah Dasar, SMP dan SMA bahkan mahasiswa (Perguruan Tinggi ) mengharuskan belajar dari rumah, melalui daring virtual untuk mengikuti pendidikan.

Pemerintah juga menghimbau ketika keluar rumah diwajibkan menggunakan masker, jaga jarak dan tidak melakukan kerumunan. Dengan adanya peraturan yang sudah disepakati Pemerintah dari pusat sampai ke Daerah dengan Perda no.6/ tahun 2020, bagi yang melanggar aturan ini akan dikenakan sanksi pidana kurungan ataupun denda tergantung besarnya kesalahan yang dilanggar.Maka sebagai masyarakat wajib menerapkan protokol kesehatan (Prokes).

Demi mencegah terjadinya klaster baru dan bertambahnya pasien Covid -19, libur panjang bulan Desember, pejabat Pusat hingga ke Daerah sepakat mengeluarkan satu kebijakan untuk menutup objek wisata selama ini liburan panjang, Natal dan Tahun Baru.

Sebelumnya Walikota Ramlan Nurmatias memberikan kesempatan pada masyarakat luas dengan mengratiskan masuk berkunjung ke Taman Marga Satwa Budaya Kinantan (TMS-BK ) pada saat Hari Jadi Kota terjadilah ratusan pengunjung dengan kerumunan yang luar biasa dan tidak dapat dibendung masyarakat yang berkunjung.

Dengan kejadian kerumunan pada tanggal 22-23/12, Kapolres Bukittinggi AKBP. Dody Prawiranegara meradang pada orang nomor satu di Bukittinggi, jika terjadi klaster baru Covid-19, siapakah yang bertanggung jawab ?? kalimat Kapolres yang disampaikan pada Walikota.

Dengan maklumat Kapolri dan Gubernur, seluruh objek wisata di Kota Bukittinggi ditutup termasuk Lokasi Taman Jam Gadang ,yang merupakan lahan terbuka untuk pengunjung kota Bukittinggi.(YET)

 120 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *