Hasil Pilkada Kabupaten Samosir Pengaruhi Pengelolaan Kantin di Sopo Parsaktian Op Guru Tatea Bulan

SAMOSIR, JAPOS.CO

Àkhir-akhir ini, Sopo Parsaktian Op. Guru Tatea Bulan ramai dikunjungi wisatawan lokal maupun luar Samosir. Sebagaimana diatur dalam Peruaturan Daerah (Perda) Kabupaten Samosir bahwa retribusi untuk masuk ke lokasi Sopo Parsaktian Op Guru Tatea Bulan dikenakan tarif Rp 5 ribu per orang.

Namun berselang beberapa waktu belakangan pasca pilkada Kabupaten Samosir, pengelola kantin kaget karena lampu mereka diputus tanpa ada pemberitahuan terlebih dahulu.

Ketika Sory Tua Sagala, pengelola kantin mempertanyakan kenapa lampu diputus, petugas PLN setempat tidak memberikan penjelasan secara rinci dan hanya memberi sepucuk suran untuk dibawa ke Tarukim.

Meski Sory Tua mengatakan bahwa itu bukan merupakan urusannya, namun pihak PLN mengaku hanya menjalankan tugas.

Tokoh masyarakat Sianjur Mulamula yang ditemui Japosco yang mengetahui peristiwa itu menyebutkan bahwa besar kemungkinan terjadinya pemutusan arus listrik ke usaha kantin yang berada di Sopo Parsaktian tersebut lantaran Sory Tua Sagala selaku pihak pengelola tidak memilih pasangan calon (paslon) petahana saat pilkada berlangsung, beberapa waktu lalu. Asumsi itu muncul karena selama ini tidak ada masalah antara pengelola kantin dengan pihak pemerintah daerah setempat. “Ya, karena setahu saya, selama ini tidak ada masalah, kenapa pasca pilkada Kabupaten Samosir, dan untuk sementara petahana kalah dalam penghitungan suara sementara, lalu  tiba-tiba lampu ke lokasi kantin itu diputus, itu yang menjadi dasar saya menyatakan hal itu,” sebut pria yang enggan namanya disebut.

Sementara pihak pengelola mengaku, hal ini sudah disampaikan kepada Pantas Limbong, Anggota Komosi 3 DPRD Kabupaten Samosir dan langsung menyikapi keluhan tersebut.

Namun sangat disayangkan, instansi terkait saling lempar tanggung jawab, sehingga sampai saat ini belum ada titik terang alasan pemutusan arus listrik ke kantin tersebut.

“Untuk itu kami minta solusi dari Pemkap Samosir melalui intansi terkait, mengingat libur panjang di penghunjung tahun diperkirakan akan membludak,” katanya.(Aliman Tua Limbong)

 149 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *