Pasar Telok Melano Kayong Utara Kumuh, Banyak Sampah dan Kerap Kebanjiran

KAYONG UTARA, JAPOS.CO

Kondisi kawasan Pasar Telok Melano Kecamatan Simpang Hilir Kabupaten Kayong Utara Kalimantan Barat terkesan kumuh, tidak tertata baik, banyak sampah dan kerap tergenang air atau banjir air pasang.

Tiap hari, sejumlah pedagang menggelar lapak dagangan mereka di depan toko-toko, kaki lima bahkan sampai pinggir jalan seperti contoh pedagang ikan.

Jika sedang ramai dan ketemu antara aktivitas angkutan bongkar-muat barang kelontong, warga pejalan kaki dan kendaraan sepeda motor seakan berebutan menggunakan akses jalan ini. Karena keadaannya sudah sempit ditambah dengan adanya pedagang yang berjualan di kanan-kiri badan jalan.

Keadaan ini dikeluhkan oleh sejumlah warga setempat hingga anggota DPRD. Kata mereka, Bupati Kayong Utara Citra Duani terkesan tak peduli dengan Kecamatan Simpang Hilir karena belum mampu memberikan perubahan bagi daerah mereka.

“Padahal, daerah ini sebagai salah satu sumber utama penyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) karena banyak perusahaan dan aktivitas usaha lainnya disana,” kata Abdul Samad, Wakil Ketua DPRD, Rabu, (16/12/2020) pagi.

Ia melanjutkan, sebagai putra daerah Simpang Hilir, dirinya merasa malu atas kondisi terkait pasar di daerahnya, apalagi Desa Teluk Melano sebagai salah satu pintu masuk pendatang karena adanya pelabuhan speed boat dari Pontianak. Untuk itu, dia menekankan agar bupati segera tata daerah pasar ini.

“Terutama soal pasar bekas terbakar itu agar bisa dibangun dan ditata lagi, dibuat dengan arsitektur daerah dan fungsi pasar. Jika ada sengketa terkait tanahnya yang belum selesai, mari kita bicarakan dan cari solusi agar tak lama dan bisa dimanfaatkan,” kata Samad.

Sepanjang informasi yang didapatnya, Samad mengetahui jika pemkab pernah berencana merelokasi pedagang ke pasar yang sudah ada, tapi tak terlaksana hingga saat ini, sehingga pasar yang sudah dibangun tidak terpakai, sehingga banyak dijadikan ‘markas’ kambing dan ditumbuhi rerumputan.

“Jadi intinya, bupati wajib tuntaskan masalah ini, kita di DPRD pasti dukung,” pungkasnya.(Dins)

 1,916 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *