Penggunaan Dana BOS TA 2020 di SMPN 99 Jaktim Dinilai Tidak Transparan

JAKARTA, JAPOS.CO

Penyimpangan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) nampaknya telah menjadi fenomena umum, salah satunya di SMPN 99 Jakarta Timur, penyebabnya adalah rendahnya transparansi dan akuntabilitas.

Diduga, oknum Kepala SMPN 99 Jakarta Timur telah melakukan perbuatan melanggar hukum dengan menyalahgunakan dana BOS Tahun Anggaran 2020.

Sepertinya, kebijakan dana BOS kurang mampu menekan penyelewengan dalam pengelolaan anggaran. Sebagaimana dari hasil investigasi Japos.co di lapangan, pada Kamis, (10/12/2020), oknum kepala sekolah (kepsek) berinisial EW yang dikonfirmasi melalui pesan singkat WhatsApp terkait pembelian Laptop 1 unit seharga Rp 21.715.056, printer 1 unit seharga Rp 5.089.590 dan projector 5 unit seharga Rp 42.294.450, yang bersangkutan enggan berkomentar banyak, dan hanya membalas dengan jawaban ‘terima kasih’.

Untuk mencari tahu titik permasalahan tersebut, Gunas Mahdianto selaku Plt Kepala Sudin Pendidikan Jakarta Timur 1 yang dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Jumat (11/12/2020), sama sekali tidak mau respon.

Kondisi ini semakin memperkuat dugaan kalau di SMPN 99 Jakarta Timur yang berlokasi di Jl Sirap No 3 RT 3/RW 1 Kayu Putih Kecamatan Pulo Gadung, Kota Jakarta Timur, itu telah menyelewengkan dana BOS.(Amin)

 569 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *