Bupati Himbau Disiplin dalam Penerapan Protokol Kesehatan

SUMBAR, JAPOS.CO – Diberlakukannya Peraturan Daerah Propinsi Sumatera Barat No.6/2020 tentang Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) dalam upaya mengendalikan dan memutus mata rantai penularan Covid-19, ada bentuk  sanksi dan pidana dalam upaya menguatkan penerapan protokol kesehatan .

Sanksi tersebut bagi pelanggar mencakup kerja sosial, denda uang serta sanksi pidana dalam bentuk hukuman kurungan .

Bupati Tanah Datar Erman Rahman, ingatkan pada warganya mari saling menjaga dengan selalu menetapkan pola hidup sehat serta terapkan protokol kesehatan dengan memakai masker setiap keluar rumah, mencuci tangan seseringnya pakai sabun dan air mengalir, menghindari jarak dengan tidak melakukan kerumunan.

“Penularan Virus Corona menyebabkan penyakit  infeksi Covid-19 ,apalagi vaksin serya obat nya belum ditemukan sampai saat sekarang,” jelas Bupati.

Erman juga menyampaikan Virus Corona -19 masih belum dapat dikendalikan, bahkan hampir setiap hari menemukan kasus-kasus baru konfirmasi positif Virus dease Covid-19 .

“Upaya yang penting dilakukan saling menjaga disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan yang sudah dianjurkan sesuai dengan aturan pemerintah,” terangnya.

Bupati yang tidak henti-hentinya melakukan sosialisasi dan himbauan pada masyarakat setiap ada kesempatan bertemu warga seperti di Kecamatan Lintau Buo, Kecamatan Padang Gantiang beberapa waktu lalu .

“Bahkan ketika acara rapat virtual pun selalu mengajak, menghimbau dan mengingatkan dalam pertemuan, pada jajarannya dan masyarakat, hal ini merupakan upaya yang sangat intesif memutus mata rantai penularan Covid-19 di wilayah kerjanya yang disebut Kabupaten Tanah Datar,Luak Nan Tuo,” pungkasnya.(YET)

 

 65 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *