Anggota Komisi I DPRD Padang: Kasus Covid-19 di Perkantoran, Terapkan Sistem Kerja Ganjil/Genap

SUMBAR, JAPOS.CO – Anggota Komisi I DPRD Kota Padang Jumadi mencermati tingginya kasus Covid-19 di klaster perkantoran. Sehingga ASN dilingkungan instansi pemerintahan Kota Padang perlu diliburkan sementara hingga pulih dengan tujuan meminimalisir korban terpaparnya Virus Desease Covid-19, namun tidak mengurangi untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Sistem yang diterapkan dengan kerja ganjil /genap yang sudah dirancang dengan bijaksana serta harus diterapkan dengan maksimal serta tidak melanggar yang sudah disepakati bersama. Sehingga Covid-19 tidak terus merangkak naik demi terselamatkan ASN dan warga kota Padang dan terwujud masyarakat sehat .

“ASN yang sudah dibagi jam kerjanya wajib menerapkan protokol kesehatan dengan memakai masker, jaga jarak dan cuci tangan saat melayani masyarakat,” ingat Jumadi.

Sementara Budi Syahrial yang juga anggota Komisi I DPRD menjelaskan kerumunan yang tak jelas dikantor agar dikurangi,karena jika kerumunan tetap terjadi akan berdampak buruk disaat itulah menyebarnya virus corona sehingga meningkatnya pasien Covid-19,” jelas Budi.

“Perwako no.49 tahun 2020 harus lebih maksimal penerapannya jangan sampai terabaikan. Saat ini penyebaran virus corona paling berkembang terjadi di klaster perkatoran dan perbankan,” jelasnya.

Sementara Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang Feri Mulyani Hamid menjelaskan berdasarkan data OPD terangkum 98 PNS terpapar Covid-19, 43 orang diantaranya karyawan Bank, angka ini cukup tajam di klaster perkantoran.

“Selama satu bulan lalu ( Oktober ) datanya yang terangkum penambahan positif Covid-19 di Padang selalu diatas 150 sampai 200 kasus perharinya,sementara angka kesembuhan cuma mencapai 56 persen,” jelas Feri Mulyani seraya menambahkan kebanyakan mereka menjalani isolasi mandiri di rumah.

Pasien Covid-19 yang aktif di isolasi / karantina di lokasi milik Pemko 160 ,70 orang di BKPSDM di Pada Besi, 70 orang di RSUD Rasyidin, 70 orang ditempatkan di Semen Padang Hospital , 70 orang di RS Unand dan 100 orang di RSUP Djamil Padang. (Yet).

 64 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *